Gus Yahya mengingatkan, jangan pilih aktor politik yang malah merusak keutuhan bangsa dan negara Indonesia, termasuk soal urusan capres dan cawapres.
Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan, yang paling bertanggung jawab atas keutuhan bangsa selama kontestasi Pemilihan Umum 2024 adalah para aktor politik.
“Itu harus menjadi kesadaran semua orang, bahwa nomor satu, lepas dari segala macam kompetisi, persaingan dan sebagainya itu keutuhan bangsa dan negara nomor satu. Survival bangsa negara itu nomor satu,” sambungnya. Lebih lanjut, masyarakat mesti menyadari bahwa pemilihan presien dan wakil presiden merupakan proses dari demokrasi semata. Sehingga jangan sampai perpecahan terjadi hanya karena perbedaan pilihan, yang mengancam kehancuran bangsa.
2 dari 2 halamanRespons Gus Yahya Soal Kontestan Klaim Wakili NUDalam kesempatan yang sama, Gus Yahya menanggapi adanya kontestan dalam Pilpres 2024 yang mengklaim sebagai representasi Nahdlatu Ulama . Dia pun mempersilakan kontestan tersebut meyakinkan warga NU.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gus Yahya soal Deklarasi Anies-Cak Imin: Selamat, Enggak Jomblo LagiKetum PBNU Gus Yahya memberi selamat kepada Anies Baswedan dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang sudah resmi diusung sebagai bacapres-cawapres pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
PKB Sebut Cak Imin Dapat Restu Ulama, Gus Yahya: Klaim Didukung Kiai PBNU Tidak BenarGus Yahya menyatakan, pembahasan soal capres-cawapres merupakan domain partai politik. Hal itu pun di luar dari kapasitas PBNU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
Baca lebih lajut »
Cak Imin Resmi Dipinang Anies Sebagai Cawapres, Gus Yahya: Bukan Calon Atas Nama NULebih lanjut, dia mengatakan jika ada kiai-kiai PBNU yang memberikan dukungan salah satu calon, itu tidak benar.
Baca lebih lajut »
Gus Yahya: Jangan Anggap Warga NU Seperti Kerbau Dicucuk Hidungnya, Itu MenghinaGus Yahya menegaskan warga NU sudah pintar sehingga dapat menentukan pilihan sendiri di Pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
Gus Yahya Usai Deklarasi Anies-Cak Imin: NU Bukan Alat untuk Diperebutkan Suaranya, Itu MenghinaKetua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya menyatakan bahwa tidak ada pasangan bacapres-bacawapres yang mewakili NU di Pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
Gus Yahya Minta Capres-Cawapres Tak Atasnamakan NU di Pilpres 2024Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya meminta bakal calon presiden dan calon wakil presiden tak mengatasnamakan Nahdlatul Ulama di Pilpres.
Baca lebih lajut »