Guru honorer tersebut sudah 19 tahun mengabdi tapi tak pernah dapat BPJS.
GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Seorang guru honorer di Kabupaten Garut bernama Musliati , harus mengobati penyakit stroke yang dideritanya dengan uang bantuan seadanya. Ia diketahui tidak ikut serta dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang ditanggung pemerintah.
Warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng itu, kata Roni, sudah mengabdikan diri menjadi guru SD Negeri 1 Tegalgede sejak 19 tahun lalu. Hingga kini ia tidak memiliki jaminan kesehatan seperti yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan."Sudah hampir 19 tahun menjadi guru honorer tidak pernah memiliki kartu BPJS Kesehatan. Untuk mengobati sakitnya harus meminta bantuan ke saudara," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ribuan Guru Honorer Nganjuk Tagih Janji Pemerintah tentang Status ASN'Kami berharap Pak Jokowi mengangkat kami menjadi ASN sesuai peraturan dan regulasi yang ada,' kata salah satu guru honorer.
Baca lebih lajut »
Ngaku Dianiaya, Guru PPKn Laporkan Guru Olahraga ke PolisiSeorang guru PPKn di SMPN 8 Prabumulih, Sumatera Selatan, berinisial S, melaporkan D, rekannya yang merupakan guru olahraga ke polisi.
Baca lebih lajut »
Jokowi Kaji Usulan Buruh soal Tarif BPJS Kesehatan'Nanti kita pertimbangkan lagi, karena memang kita juga harus berhitung, harus berkalkulasi,' kata Jokowi. BPJSKesehatan Jokowi via detikfinance
Baca lebih lajut »
Minta Pindah Ibu Kota Ditunda, Anggota DPR: BPJS Kesehatan Belum BeresAnggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didi Irawadi meminta rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim) ditunda. Apa saja alasannya? IbuKotaBaru via detikfinance
Baca lebih lajut »
Jokowi Pertimbangkan BPJS Kesehatan Kelas 3 Tidak DinaikkanPresiden Jokowi menyatakan akan memertimbangkan kembali kenaikan iuran BPJS Kesehatan Kelas III setelah menerima usulan dari pimpinan serikat buruh.
Baca lebih lajut »
Presiden pertimbangkan kenaikan iuran BPJS kelas IIIPresiden Joko Widodo menyatakan akan mempertimbangkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan Kelas III setelah menerima usulan dari pimpinan serikat ...
Baca lebih lajut »