Kental manis mengandung susu yang diuapkan sehingga menjadi lebih kental. Kemudian mendapat tambahan gula dan karbohidrat yang sangat tinggi.
– Guru besar bidang gizi masyarakat dan sumber daya keluarga di Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, tidak menganjurkan konsumsi kental manis sebagai pengganti susu.
“Ini ibarat kita membohongi anak-anak kita karena memang bentuknya seperti susu dan rasanya enak, namun, bila rutin mengonsumsi risiko obesitas pasti terjadi,” kata Ali. Oleh sebab itu, Ali menyebut kegunaan kental manis hanya sebagai penambah rasa, seperti taburan pada minuman atau makanan, bukan sebagai pengganti susu.Obesitas yang bisa terjadi akibat konsumsi gula yang berlebihan, mempunyai dampak buruk terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak, termasuk aspek perkembangan psikososial.Anak yang mengalami obesitas berpotensi mengalami berbagai penyakit yang menyebabkan kematian antara lain penyakit kardiovaskular, jantung, hingga diabetes melitus.
Berdasarkan pasal 67 ayat 2 Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, pelaku usaha dilarang mencantumkan pernyataan/visualisasi yang menggambarkan susu kental dan analognya disajikan sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu dan sebagai satu-satunya sumber gizi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kental Manis Bukan Pengganti Susu, Jangan Bahayakan Anak-Anak |Republika OnlineKental manis sangat tidak dianjurkan diberikan kepada bayi atau anak-anak.
Baca lebih lajut »
Dear Parents, Ini Bahaya Konsusmsi Susu Kental Manis pada Anak| SINAUBadan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM menegaskan susu kental manis tidak cocok untuk bayi sampai usia 12 bulan.
Baca lebih lajut »
Bisa Bikin Obesitas, Pakar Ingatkan Susu Kental Manis Bukan untuk BayiPakar gizi tidak menganjurkan konsumsi susu kental manis sebagai pengganti susu karena dapat membuat anak obesitas.
Baca lebih lajut »
Suasana Tak Biasa Kala Rektor IAIN Kudus Kukuhkan Istri Jadi Guru BesarAda yang menarik di balik pengukuhan Prof Dr Hj Umma Farida sebagai guru besar wanita pertama di Institut Agama Islam Negeri Kudus, Jawa Tengah. Apa itu?
Baca lebih lajut »
Richard Eliezer kembali Berdinas di Polri, Guru Besar Ubhara: Ini Bagian dari Restorative JusticeSidang kode etik profesi Polri memetapkan Richard Eliezer tetap menjadi anggota Polri. Namun terpidana pembunuhan berencana itu mendapat sanksi demosi 1 tahun.
Baca lebih lajut »
UGM Kukuhkan Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional |Republika OnlineWTO mengalami stagnasi yang membawa implikasi signifikan pada perdagangan global.
Baca lebih lajut »