PT Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) membukukan laba bersih senilai US$ 22,6 juta pada semester I-2021.
Jakarta, Beritasatu.comTbk membukukan laba bersih senilai US$ 22,6 juta pada semester I-2021 atau membaik dibandingkan semester I-2020 yang mencatatkan rugi bersih sebesar US$ 10,8 juta.
Namun dalam keterangan resmi, Selasa tercatat bahwa penjualan bersih turun 5,9% menjadi US$ 297,03 juta di semester I-2021, dari US$ 315,6 juta pada periode yang sama tahun lalu. Tapi beban pokok pendapatan dapat ditekan sedalam 15,78% menjadi US$ 256,6 juta dari US$ 304,8 juta secara tahunan. Sehingga, laba bruto melonjak 273,6% menjadi US$ 40,4 juta, dari US$ 10,8 juta secara tahunan.
Sementara itu, aset perseroan tercatat tumbuh 0,19% menjadi US$ 1,034 miliar. Hal itu ditopang pertumbuhan persediaan sebesar 11,69% menjadi US$ 191,1 juta. Adapun, total liabilitas GGRP turun menjadi US$ 320 juta di 30 Juni 2021, dari US$ 342 juta dari 31 Desember 2020. Liabilitas jangka pendek mencapai US$ 182,3 juta dan liabilitas jangka panjang mencapai US$ 138 juta. Jumlah ekuitas perseroan tercatat meningkat menjadi US$ 713,5 juta pada semester I-2021, dari US$ 690 juta pada akhir 2020.
Sebelumnya, Director of Public Relation Gunung Raja Paksi, Fedaus menyebutkan untuk tahun 2021, perseroan menargetkan perolehan laba bersih lebih dari US$ 20 juta. Guna mencapai target tersebut, GGRP fokus kepada produk produk baja yang fast moving, menjaga persediaan dan finished goods yang ekonomis dan meminimalisasi tingkat utang ke pihak perbankan. Saat ini GGRP telah memproduksi baja, serta beberapa produk turunan lainnya.
Selain itu, perseroan juga berupaya dengan menambah kapasitas produksi dari saat ini sekitar 2,5 juta ton. Adapun dalam penambahan kapasitas ini, secara spesifik untuk fasilitas
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ada Reruntuhan Bangunan Candi di Kaki Gunung Kukusan, Warga Magetan: Arcanya Dicuri OrangReruntuhan candi itu berada di hutan pinus di kaki Gunung Kukusan. Diduga ada sejumlah arca yang hilang dicuri orang.
Baca lebih lajut »
Festival Lima Gunung saat pandemi ungkap eksistensi seniman-petaniFestival Lima Gunung XX/2021 di tengah pandemi COVID-19 menjadi ungkapan eksistensi para seniman petani yang tergabung dalam Komunitas Lima Gunung di ...
Baca lebih lajut »
200 Kendaraan Wisatawan di Gunung Kidul Diputar Balik |Republika OnlineObjek wisata di Gunung Kidul masih ditutup hingga 13 September.
Baca lebih lajut »
Rute Menuju Gunung Parang di Purwakarta, Jalur Pendakian via PasanggrahanDari Jakarta, tepatnya area Cawang, jarak tempuh ke Gunung Parang adalah sekitar 107 kilometer atau 2 jam 5 menit via Tol Cikampek.
Baca lebih lajut »
Mencari Jejak Gayatri, Ibu Para Raja di MajapahitAda narasi baru tentang Candi Gununggangsir di Pasuruan, Jawa Timur. Candi itu kini diidentikkan bercorak Buddha dan merupakan tinggalan Hayam Wuruk sebagai Wisesapura untuk pendarmaan Gayatri. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »