Survei Penilaian Integritas KPK menempatkan Banten berada di posisi terbawah kelima. Gubernur Banten Wahidin Halim merasa aneh terkait hasil survei tersebut. Apa katanya? Banten KPK
Wahidin mengatakan, sejak 2017, Banten dibina oleh tim koordinasi dan pencegahan KPK. Menurut dia, permintaan dan tugas-tugas pencegahan sudah dilakukan Pemprov Banten.
"Makanya aneh kalau distandarkan dengan Riau. Saya tidak meragukan, cuma aneh saja, sehingga nggak nampak kerja-kerja itu," kata Wahidin kepada wartawan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten , Serang, Kamis .Tim pencegahan dari KPK, lanjutnya, melakukan rencana aksi yang agenda dan catatannya telah dilakukan oleh Pemprov Banten. Itu sudah diselesaikan, termasuk soal sistem penganggaran yang transparan.
"Saya sih nggak ada masalah, untuk kita intervensi, ingin tahu ini hasil survei yang baru atau berdasarkan asumsi tahun 2016-2017," tambahnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gubernur Banten: Pemprov Banten Gratiskan Pendidikan SMANTotal Bosda dan bos di Banten berada di posisi nomor dua tertinggi secara nasional.
Baca lebih lajut »
Gubernur Banten Janji Bantu Evakuasi Warganya di WamenaAda 17 orang warga asal Banten yang sekarang masih berada di Wamena.
Baca lebih lajut »
Kemenristek Jadikan Untirta Pusat Kajian Pangan di BantenProduk pangan di Banten diharapkan bisa memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri.
Baca lebih lajut »
Pemprov Banten Gratiskan Pendidikan SMAN, SMKN dan SKhNGubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, Pemerintah Provinsi Banten telah menggratiskan biaya pendidikan SMAN, SMKN, dan...
Baca lebih lajut »
Program Bosda Pemprov Banten Mampu Dongkrak Angka Partisipasi SekolahPada 2019, Pemprov Banten mengalokasikan dana Rp 970,47 miliar untuk program sekolah gratis tingkat SMAN, SMKN, SKhN.
Baca lebih lajut »
Pemprov Banten Kirim Tim untuk Jemput Warganya di Jayapura PapuaPemprov Banten akan mengirimkan tim untuk mendata dan menjemput warganya yang tinggal di Jayapura, Papua terkait kondisi keamanan di wilayah itu. Tim akan berangkat pukul 22.45 WIB malam nanti. Papua Banten
Baca lebih lajut »