Lebih dari setengah abad, gilo-gilo tak sekadar menjadi kuliner nostalgia yang merakyat di Kota Semarang. Roda-roda gerobak kayunya telah ikut menggerakkan ekonomi rakyat di setiap masa, termasuk kini saat pagebluk. Nusantara adadikompas
KOMPAS/ADITYA PUTRA PERDANA
Mereka berburu kudapan gilo-gilo, sekadar mengganjal perut di sore hari. Di atas permukaan gerobak, terhidang puluhan camilan. Ada aneka sate seperti usus, keong, kikil, dan telur puyuh. Ada juga ragam gorengan; bakwan, tempe, tahu petis, martabak mini, dan tahu isi. Kue basah dan jajanan kekinian seperti pisang karamel pun ada. Tak lupa, salah satu kekhasan gilo-gilo adalah aneka buah potong.
“Zaman kuliah, uang saku pas-pasan. Kalau sore, saya dan teman-teman kos beli gilo-gilo saja. Beli ketupat, sama gorengan. Ditutup buah. Waktu itu hanya habis Rp 3.000-an. Ngirit dan kenyang,” celoteh Bagus yang diwisuda pada 2005. Kendati demikian, pandemi Covid-19, dirasa Joko cukup berdampak pada pendapatannya."Saat normal, biasanya semangka habis 1 kuintal per hari, tetapi kini hanya 60 kilogram . Kalau pepaya masih sama, 60-70 kg per hari," kata Joko.
Di kedua kampung itu, sejumlah warga berjualan gorengan dan kudapan lain untuk dititipkan ke pedagang gilo-gilo. Gorengan misalnya, dititipkan ke gilo-gilo seharga Rp 800 per buah, lalu dijual kepada pembeli Rp 1.000 per buah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
6 Tahun Dipenjara di Lapas Bulu Semarang, Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Bebas - Tribunnews.comMantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani bebas pada Kamis (20/8/2020) setelah menjalani masa tahanan selama 6 tahun di Lapas Wanita, Bulu, Semarang.
Baca lebih lajut »
Kuliner khas Tahun Baru Islam, ada bubur suro hingga kue gandumPada tanggal 1 Muharram menurut kalender Islam atau saat Tahun Baru Islam biasanya seperti pada perayaan Idul Fitri, sebagian umat Islam menyajikan kuliner ...
Baca lebih lajut »
Hasrat Tawuran yang Makin Tersalurkan Lewat Media Sosial – Bebas AksesDua remaja di Matraman, Jakarta Timur, tewas dibacok dalam sebuah tawuran. Mereka terlebih dahulu berjanji bertemu dengan para pelaku melalui media sosial. Metropolitan adadikompas
Baca lebih lajut »
Bayern di Ambang “Treble” Gelar Kedua – Bebas AksesBayern Muenchen meraih kemenangan pertama di babak semifinal Liga Champions sejak meraih juara di musim 2012-2013. Bayern akan menghadapi Paris Saint-Germain di partai final, Senin dini hari WIB. Olahraga adadikompas
Baca lebih lajut »
Mengikuti Perburuan Teroris di Palu dan Poso – Bebas AksesBerawal dari suara tembakan yang didengarnya, wartawan ”Kompas” Reny Sri Ayu selama 10 hari sesudahnya berjibaku meliput peristiwa yang menyebabkan dua polisi meninggal. Keluar masuk hutan dan melewati daerah terpencil.
Baca lebih lajut »