Wakil Ketua Umum Gerindra, Habiburokhman menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang menyebut Prabowo-Gibran adalah pasangan neo orde baru.
Liputan6.com, Jakarta - Dia mempertanyakan konteks neo orde baru itu apakah membawa pesan negatif atau positif.
Habiburokhman mengaku tak mau terjebak memainkan kampanye negatif. Sebab, hal itu menujukkan bahwa kontestan tidak percaya diri. "Politik kami adalah politik merangkul, politik senyumin aja, ya, silakan mas Djarot bilang begitu, Pak Prabowo akan tersenyum saja, kalau perlu Pak Prabowo akan jogetin saja,"
"Menunjukkan sudah habis amunisi untuk meyakinkan rakyat, sehingga panik dan melakukan hal-hal yang kurang terpuji, ya itu kembali ke penilaian rakyat," pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Petinggi Gerindra dapat Informasi Ada Operasi Rahasia Gagalkan Gibran Jadi Cawapres PrabowoApalagi Gibran adalah bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
Gerindra Duga Operasi Rahasia Gagalkan Gibran Cawapres Prabowo Libatkan Beberapa Elemen MasyarakatGerindra sebut dugaan operasi rahasia untuk menggagalkan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo melibatkan beberapa elemen masyarakat.
Baca lebih lajut »
Gerindra yakin Prabowo-Gibran menang mutlak di JakartaWakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meyakini pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - ...
Baca lebih lajut »
Elite Gerindra: Tak Ada Istilah Prabowo-Gibran Kalah di JakartaWakil Ketua Komisi III DPR RI tersebut meyakini kalau Prabowo-Gibran akan menang mutlak di DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
Gerindra gaungkan program swasembada Prabowo-Gibran di Jawa TengahKetua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono berkeliling ke daerah-daerah di Jawa Tengah untuk menggaungkan program swasembada pangan dari bakal calon ...
Baca lebih lajut »