Satgas Pangan akan mengusut mafia beras yang disampaikan Dirut Bulog Budi Waseso. Para pelaku praktik mafia akan diberi peringatan, jika tidak jera juga maka sanksi hukum dijatuhkan.
Konpers Dirut Bulog dan Satgas Pangan soal mafia berasFoto: Agung Pambudhyyang disampaikan Dirut Bulog Budi Waseso. Wakil Kepala Satgas Pangan Polri Helfi Assegar mengatakan para pelaku praktik mafia akan diberi peringatan."Apabila sudah diberikan peringatan, tidak bisa dan tidak mau, kita harus lakukan penegakan hukum. Ada hal-hal khusus yang jadi target kami dan tentu akan dilakukan pendalaman," dalam konferensi pers yang disiarkan pada Live Instagram Perum Bulog, Jumat .
Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas mengungkap ada mafia yang sengaja menjual beras dengan harga mahal. Hal ini yang membuat harga beras di pasaran masih tinggi.Menurut Buwas, mafia tersebut hadir ketika Bulog melakukan intervensi beras ke pasar. Harga beras tersebut dijual dari gudang Bulog seharga Rp 8.300, tetapi sampai ke pedagang lebih dari itu.
"Benar, saya sudah cek ke pedagang melapor ke saya 'karena saya membelinya sudah mahal pak, sekian-sekian' 'karena saya membelinya tidak bisa melalui Bulog harus melalui ini itu.'Sebenarnya saya sudah tahu, dan saya tidak bodoh-bodoh amat.Tanda kutip ada mafia itu memang ada. Saya nanti kasih tahu," ujarnya.
Buwas menegaskan, bahwa pedagang pasar bisa membeli beras di gudang Bulog langsung. Jadi, bisa mendapatkan harga yang lebih murah yakni Rp 8.300/kg.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas Pangan Telusuri Oknum Pemain Harga Beras Bulog |Republika Online'Model apa preman-preman begini, masalah beras urusan perut rakyat dipakai mainan'
Baca lebih lajut »
Buwas Kumpulkan Pedagang di Kantornya, Bahas Alasan Impor BerasPerum Bulog mengumpulkan pedagang beras hari ini untuk mengungkap alasan mengapa negara harus melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton.
Baca lebih lajut »
Dirut Bulog: Cadangan Beras Pemerintah 600 Ribu Ton Lebih, Cukup untuk Puasa dan LebaranDirektur Utama Badan Urusan Logistik atau Dirut Bulog Budi Waseso mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) ada lebih dari 600 ribu ton. J
Baca lebih lajut »
Dirut Bulog Ditelepon Pengusaha Ajak Kong Kalikong Salurkan Beras Impor: Sontoloyo!Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengungkap ada pengusaha nakal yang menghubunginya soal penyaluran stok beras pemerintah.
Baca lebih lajut »
Dirut Bulog Bongkar Penyebab Cadangan Beras Menipis di PasarSelain karena belum masuknya panen raya beras, pemerintah mengalami kendala dalam mendatangkan beras impor.
Baca lebih lajut »