Beberapa negara di Benua Asia telah melaporkan rekor temperatur panas terbaru pada bulan April 2023.
Di Thailand, akhir pekan lalu pihak berwenang menyarankan orang-orang di Bangkok dan daerah lain di negara itu untuk tinggal di rumah agar tidak sakit. Suhu mencapai 42 derajat C di ibu kota pada Sabtu, dan indeks panas, yang berarti seperti apa rasanya suhu dikombinasikan dengan kelembaban, mencapai 54 derajat C.
Untungnya, hujan di Bangkok pada Rabu meredakan suhu. Pihak berwenang juga mengatakan mereka yakin musim panas kini telah mencapai puncaknya. Di Bangladesh, suhu naik di atas 40 derajat Celcius di ibu kota, Dhaka, awal bulan ini, menandai hari terpanas dalam 58 tahun dan menyebabkan permukaan jalan mencair.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bukan Gelombang Panas, Ini Penyebab Cuaca Panas di Indonesia Menurut BMKGSebagian orang mengeluhkan cuaca di sebagian wilayah Indonesia yang cenderung lebih panas dari biasanya belakangan ini. Ini penjelasan BMKG.
Baca lebih lajut »
BMKG: Gelombang Panas Masih Landa Asia, tetapi Tak Terjadi di IndonesiaBMKG mengungkapkan, sejak pekan lalu hingga Selasa (25/4/2023), hampir sebagian besar negara di Asia Selatan terdampak gelombang panas atau heat wave. Nasional BMKG
Baca lebih lajut »
Efek EL Nino, Asia Dihantam Gelombang Panas, Suhu di Bangladesh Mencapai 51 Derajat Celcius - Tribunnews.comSelama sepekan terakhir sejumlah negara di kawasan Asia Selatan dihantam gelombang panas ekstrem, seperti suhu panas di Bangladesh yang dilaporkan melonjak hingga 51,2 derajat celcius. (ist) GelombangPanas ElNino Bangladesh
Baca lebih lajut »
Apa Itu Fenomena Gelombang Panas yang Sedang Melanda Asia Selatan?Fenomena gelombang panas April 2023 melanda negara-negara di Asia. Gelombang panas terjadi di India, Laos, hingga Thailand sejak pekan lalu.
Baca lebih lajut »
Apa Penyebab Gelombang Panas Asia 2023? Cek PenjelasannyaBeberapa wilayah di Asia dilanda gelombang panas 2023. Namun, Indonesia tidak termasuk dalam fenomena tersebut. Lantas, apa penyebab gelombang panas Asia 2023?
Baca lebih lajut »