Shubuh keliling sarana silaturahim dengan warga.
REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI— Pemerintah Kota Sukabumi terus menggiatkan gerakan shalat Shubuh berjamaah. Kegiatan ini selain dilakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT juga mendorong interaksi bersama warga.
''Shalat Shubuh keliling ini bisa menjadi ajang silaturahim bareng warga,'' ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Sehingga momen shalat Shubuh keliling ini meningkatkan interaksi anatara pemerintah dengan masyarakat dan membersihkan kekotoran hati dan jiwa serta melakukan evaluasi diri. ''Kalau ingin bekerja di luar negeri gunakan agen yang terdaftar dan konsultasi dengan Disnaker dan Kementerian Tenaga Kerja,'' ujar Fahmi. Sehingga cita-cita bekerja di luar negeru sesuai dengan prosedur.
Dari kota lanjut Fahmi, ada sebanyak empat orang warga yang terdiri atas tiga orang dewasa dan satu balita serta dua orang ber-KTP Kota Sukabumi dan kini diserehterimakan dari pemerintah Jabar ke Kota Sukabumi. Dari kedua hal ini menunjukkan pentingnya administrasi kependudukan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga Jaksel bisa perpanjang STNK di TMP KalibataWarga Jakarta Selatan yang ingin memperpanjang STNK bisa mendatangi Samsat Keliling di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, ...
Baca lebih lajut »
250 Warga Kota Probolinggo Masih Mengungsi di Wamena PascakerusuhanSekitar 250 warga Kota Probolinggo yang merantau di Wamena masih tertahan di pengungsian. Pemkot berharap segenap warga bisa pulang dengan selamat.
Baca lebih lajut »
Wiranto Ditusuk di Pandeglang, Polri Bantah KecolonganWiranto diserang saat hendak menyapa sejumlah warga yang ingin bersalaman.
Baca lebih lajut »
118 Warga Lumajang Korban Kerusuhan Wamena Pulang KampungTidak semua warga Lumajang yang merantau di Wamena ingin pulang.
Baca lebih lajut »
Puluhan Polisi Jaga RSUD Berkah Pandeglang, Tempat Wiranto DirawatSuasana di RSUD Berkah Pandeglang saat ini ramai dikunjungi warga yang ingin menyaksikan keadaan saat ini.
Baca lebih lajut »
Warga Lokalisasi Sunan Kuning Kecewa Uang yang Dijanjikan Pemkot Semarang Tak Kunjung DiberikanSebanyak 448 warga Lokalisasi Sunan Kuning berkumpul di aula Resosialisasi Argorejo Semarang, menunggu tali kasih yang diberikan Pemkot Semarang.
Baca lebih lajut »