Geger Bank Silicon Valley Bangkrut, RI Bisa Kena Getahnya?

Indonesia Berita Berita

Geger Bank Silicon Valley Bangkrut, RI Bisa Kena Getahnya?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Ekonom INDEF Eisha M Rachbini menilai bangkrutnya SVB tidak akan berpengaruh besar bagi kelangsungan industri di Indonesia.

di Amerika Serikat bikin geger. Bank yang fokus pada pendanaan startup ini jatuh setelah 48 jam mengalami krisis modal.

"Ke depan dari sisi moneter dengan jatuhnya SVB Bank bisa mengingatkan para regulator di dunia, mungkin hal SVB Bank akan terjadi juga pada beberapa bank lain karena kepemilikan di government bond dan beberapa institusi keuangan lain, systematic impact. Masalah utamannya ada pada interest rate," ujarnya.

Dalam hal ini terjadi liquidity mistmatch antara deposito yang merupakan tabungan jangka pendek oleh SVB bank, ditanamkan ke investasi jangka panjang, salah satunya di government bonds alias obligasi pemerintah. Sementara, obligasi pemerintah sendiri memiliki suku bunga yang rendah saat sebelum pandemi COVID-19 dan kondisinya kini telah berbeda jauh.

Kondisi ini terlihat dari gelombang PHK yang telah melanda startup-startup fintech seperti GOTO, yang baru saja memangkas 1.300 pegawainya demi memperoleh laba. Ia mengatakan, perbankan dalam negeri hampir tidak ada yang memberi kredit kepada startup lantaran unsur kehati-hatian. Kebanyakan, perbankan ini hanya bekerja sama dalam venture capital.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kasus Silicon Valley Bank (SVB), Indef Ungkap Peluang bagi IndonesiaKasus Silicon Valley Bank (SVB), Indef Ungkap Peluang bagi IndonesiaEkonom Indef mengungkapkan peluang bagi Indonesia atas kasus bangkrutnya Silicon Valley Bank (SVB).
Baca lebih lajut »

Indef Nyatakan Dampak Kebangkrutan SVB ke Indonesia Kecil |Republika OnlineIndef Nyatakan Dampak Kebangkrutan SVB ke Indonesia Kecil |Republika OnlineMeskipun dampaknya kecil, pemerintah perlu mengkaji ulang tingkat kehati-hatian.
Baca lebih lajut »

Indef: Penutupan SVB berdampak kecil kepada IndonesiaIndef: Penutupan SVB berdampak kecil kepada Indonesia“Kalau menurut saya, dampak secara langsungnya kecil, karena relasi antara SVB dengan dunia start up dan perbankan di Indonesia, sepanjang yang saya tahun, itu kecil,” kata ekonom Indef Eko Listiyanto.
Baca lebih lajut »

Indef: Penutupan SVB Berdampak Kecil Kepada Indonesia |Republika OnlineIndef: Penutupan SVB Berdampak Kecil Kepada Indonesia |Republika OnlineKondisi fundamental perbankan di Indonesia masih baik.
Baca lebih lajut »

Ekonom Perkirakan The Fed Kurangi Agresivitas dalam Naikkan Suku Bunga |Republika OnlineEkonom Perkirakan The Fed Kurangi Agresivitas dalam Naikkan Suku Bunga |Republika OnlineIndef memerkirakan suku bunga acuan The Fed akan dijaga sebesar 5 persen.
Baca lebih lajut »

Indef: Dampak Bangkrutnya SVB ke Ekonomi Indonesia KecilIndef: Dampak Bangkrutnya SVB ke Ekonomi Indonesia KecilEkonom Indef Eko Listiyanto menyebut hubungan Silicon Valley Bank (SVB) dengan dunia startup dan perbankan di Indonesia relatif kecil.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 02:52:20