Gegara Termakan Rayuan Maut, Keperawanan Bunga Direnggut Lelaki Bejat Ini kasuspencabulan
jpnn.com, SERANG - Satreskrim Polres Serang menangkap seorang pria berinisial RS , warga Kecamatan Pontang yang merupakan pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur.
“Pelaku melakukan aksinya dengan modus bujuk rayu sehingga korban yang masih di bawah umur mau melakukan hubungan layaknya suami istri," ujar Dedi pada Minggu . “Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti, pelaku diduga kuat telah melakukan persetubuhan terhadap korban Bunga," kata Dedi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tumbal Rayuan GombalSineas kawakan Garin Nugroho membuat film horor pertamanya berjudul ”Puisi Cinta yang Membunuh”, yang sarat rayuan gombal. Kata manis dan trauma adalah sumber teror. Garin keluar dari kebiasaannya bermetafora. Hiburan AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Ririn Ekawati Minder Gegara Sang Suami Terang-terangan Lakukan IniAktris Ririn Ekawati minder gegara sang suami, Ibnu Jamil terang-terangan melakukan hal ini.
Baca lebih lajut »
Pengiriman Ternak Kambing ke Banjarmasin Terhenti, Ini PemicunyaPengiriman hewan ternak dari Jawa Timur ke Banjarmasin terhenti gegara cuaca buruk.
Baca lebih lajut »
Jokowi Pernah Dibuat Kecewa oleh Gibran Gegara Hal Ini: Ya Dulu, Tapi Sudah..Jokowi menyebutkan bahwa dirinya pernah dibuat kecewa oleh putra sulungnya.
Baca lebih lajut »
Gegara Cuaca Buruk, Penyeberangan Gilimanuk- Ketapang Buka TutupCuaca buruk yang terjadi di Selat Bali, berdampak kepada penyeberangan lintas Pelabuhan Gilimanuk - Ketapang. Buka tutup operasional pelabuhan dilakukan saat cuaca buruk terjadi. Seperti yang dilakukan Jumat (6/1) siang, selama satu jam lebih lalu lintas penyeberangan dihentikan sementara.
Baca lebih lajut »
Terbongkar Siasat Wanita Bogor Ngaku Diculik gegara Terlilit UtangKabar 'hilangnya' ibu rumah tangga berinisial Y dan anakny ausai naik taksi online di Bogor yang disertai dengan narasi penculikan viral. Benarkah?
Baca lebih lajut »