Ketika dunia tengah dilanda perlambatan ekonomi serta perang dagang, namun daya ekspor Sritex nampak cemerlang berkat benang. Sritex adalah pemasok untuk jenama fashion macam Uniqlo dan H&M.
Foto ilustrasi. Pengunjung menggali informasi dalam pameran material tekstil dan garmen dalam Indo Intertex, Inatex, Indo Dyechem, Indo Texprint 2019, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis .Dunia sedang dilanda perlambatan ekonomi serta perang dagang antara dua kutub ekonomi terbesar di dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok.
Pada semester I 2019 pula, Sritex --satu di antara produsen tekstil terbesar di Indonesia-- mencatat kenaikan kinerja ekspor ke AS dan Amerika Latin hingga 3,2 kali lipat. Total nilai ekspor Sritex ke AS mencapai AS $63,25 juta dari sebelumnya AS $15,98 juta. Selain itu, Sritex menerapkan strategi yang tepat sehingga pertumbuhannya kuat dan berkelanjutan. Itu sebabnya Sritez mencatat peningkatan laba bersih hingga 12,29 persen pada semester I 2019 menjadi AS $63,25 juta.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lomba Gerak Jalan Ricuh gara-gara Pemuda HMI Bentangkan Selebaran IniBarisan pemuda HMI berjelan mendekati panggung penghormatan dan hendak melakukan variasi barisan sambil membuka selebaran kertas.\n\n
Baca lebih lajut »
Hadiri Sidang Tahunan MPR, Sandiaga Sempat Jalan Kaki Gara-gara MacetDalam perjalanan menuju Gedung Parlemen pagi tadi, Sandiaga dihadang kemacetan Ibu Kota. Sandi curhat di media sosial. Sandiaga SidangTahunanMPR
Baca lebih lajut »
Gara-gara ini, Rina Nose Kembali Sindir NetizenPada penutup tulisannya, Rina Nose kembali menyindir netizen dengan klaim dirinya memiliki talenta yang tidak bisa diedit. RinaNose
Baca lebih lajut »
Gara-gara Kebiasaan Ibunya Tiup Makanan, Bocah Ini Kena Radang PerutWah! Bocah berusia 8 tahun di China terkena radang perut karena kebiasaan ibunya yang salah. Diketahui sang ibu kerap meniupi makanan anaknya yang panas. KamuHarusTahu via detikfood
Baca lebih lajut »