Perluasan kebijakan ganjil genap dinilai akan menyulitkan masyarakat, salah satunya karena terkait jalan menuju dua rumah sakit besar di Jakarta. Metropolitan AdadiKompas
Kritik tersebut dilontarkan Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan. ”Perluasan kebijakan ganjil genap belum dapat mendorong masyarakat berpindah ke transportasi umum. Mereka akan memilih menggunakan sepeda motor atau membeli mobil kedua,” katanya di Jakarta, Rabu .
Menurut Azas, berdasarkan tanggapan masyarakat, kebijakan perluasan ganjil genap terkesan tanpa persiapan terencana serta tidak melibatkan para pemangku kepentingan transportasi di Jakarta dan sekitarnya. Ia mengatakan, seharusnya kebijakan transportasi di Jakarta tidak bisa dipisahkan dari kepentingan transportasi masyarakat dari masyarakat Jabodetabek.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Habiburokhman: Tanggal Ganjil Saya Dukung Ganjil-Genap, Tanggal Genap TidakHabiburokhman mengatakan perluasan ganjil-genap di DKI masih menjadi pro kontra. Dia mengaku mendukung perluasan ganjil-genap di Jakarta saat tanggal ganjil.
Baca lebih lajut »
Uji Coba Perluasan Ganjil Genap Belum Berdampak pada TransjakartaDua hari pelaksanaan uji coba perluasan pembatasan kendaraan pribadi dengan plat kendaraan ganjil dan genap belum berdampak pada peningkatan jumlah penumpang angkutan Transjakarta.
Baca lebih lajut »
Pengecualian Ganjil-Genap Taksi Daring Baru KajianGubernur masih perlu bahas pengecualian taksi daring ke banyak pihak.
Baca lebih lajut »
Setelah taksi online, kini pasien protes aturan ganjil-genapPengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menyarankan, aturan ganjil-genap harusnya diberlakukan tanpa ada pengecualian. Termasuk sepeda motor, mobil, taksi. Setujukah Anda?
Baca lebih lajut »