Guru tidak boleh melakukan pembiaran apalagi melakukan perundungan kepada muridnya.
REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengingatkan tidak boleh ada lagi kasus perundungan terhadap peserta didik di lingkungan pendidikan.
Semua guru tidak boleh melakukan pembiaran apalagi melakukan perundungan kepada muridnya dengan alasan apapun, karena siswa harus berkembang. Maka, kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan gubernur berpesan untuk menangani tindakan yang dapat mencederai kenyamanan di lingkungan pendidikan. Tidak ada toleransi untuk pendidik yang melakukan."Kalimat terakhir yang harus ditegaskan adalah, harus siap untuk dicopot, jika melanggar peringatan tersebut," tegas gubernur.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sahabat Ganjar Gelar Istighasah dan Shalawat Akbar Sebagai Bentuk Dukungan untuk Ganjar PranowoAcara ini dihadiri oleh Ketua Umum Sahabat Ganjar, Gus Nahib Shodiq, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nusa Tenggara Barat Beny Siagusman, Ustaz dan tokoh agama...
Baca lebih lajut »
Dirundung karena Tak Pakai Jilbab, KPAI: Literasi dan Moderasi Beragama di Dunia Pendidikan Masih Belum Baik - Pikiran-Rakyat.comKPAI mengecam kasus perundungan siswi lantaran tidak memakai jilbab di sebuah SMAN di Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
Baca lebih lajut »
Ganjar Sebut Borobudur Marathon 2022 Akan Cetak Atlet Muda BerbakatGanjar menjelaskan, ajang Borobudur Marathon 2022 juga menjadi kesempatan peserta kategori Young Talent untuk menjadi pelari profesional.
Baca lebih lajut »
Saga NTB Gelar Bazar Murah dan Deklarasi Dukungan untuk Ganjar PranowoKegiatan relawan Ganjar yang dekat dengan komunitas masyarakat ini berlanjut ke Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Ini Pesan Ganjar kepada RS Muhammdiyah |Republika OnlineTren Covid-19 kembali menunjukkan peningkatan di Jawa Tengah.
Baca lebih lajut »