Ganjar mendapatkan uang Rp 75 ribu sebagai cenderamata dari BI Perwakilan Jateng.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Ganjar Pranowo menjadi orang di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki uang pecahan Rp 75 ribu edisi khusus peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia ini bergambar tokoh proklamator Soekarno-Hatta dan siluet berbagai ragam kebudayaan Indonesia yang terdiri dari suku serta budaya.
Bank Indonesia secara resmi meluncurkan uang khusus Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin . Uang baru pecahan Rp 75 ribu itu diluncurkan secara virtual oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Saat Upacara HUT ke-75 RI, Ganjar Undang Veteran Naik ke PodiumGanjar mengundang veteran untuk memberi pesan-pesan kemerdekaan.
Baca lebih lajut »
Ganjar Pranowo Ingin Jateng Valley Jadi Destinasi Wisata FuturistikGanjar Pranowo berpesan agar destinasi wisata Jateng Valley mengangkat konsep futuristik yang selaras dengan alam dan berbasis teknologi informasi.
Baca lebih lajut »
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!Dalam perayaan HUT ke-70 Provinsi Jateng, Ganjar mengajak masyarakat Jateng bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19
Baca lebih lajut »
Curhat Murid SD ke Gubernur Ganjar Tentang Banyaknya PR SekolahBanyaknya tugas sekolah saat proses belajar daring dikeluhkan para siswa. Tak terkecuali Bunga Salsabilla,11, bocah SD asal...
Baca lebih lajut »
Bunga Tak Menyangka Diundang Pak Ganjar, Curhat Panjang Lebar dan Bawa Nasi JagungGubernur Jateng Ganjar Pranowo mengabulkan keinginan Bunga yang ingin bertemu dengannya. GanjarPranowo
Baca lebih lajut »
Lagi, Pak Ganjar Kirim Bantuan untuk Warga di Sekitar Jurang ituBantuan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didistribusikan melalui sebuah gondola melewati jurang berkedalaman 200 meter. GanjarPranowo
Baca lebih lajut »