Banyak warga mengira saat ini mereka telah terbebas dari ancaman pandemi Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui hingga saat ini masih banyak warga desa yang keliru memahami istilah normal baru atau new normal. Sehingga banyak warga yang mengira saat ini mereka telah terbebas dari ancaman pandemi Covid-19.
"Mereka teriak-teriak mengingatkan tetapi lama-lama juga jeleh juga karena tingkat kengeyelannya tinggi," kata Ganjar. "Kekuatan yang ada di bawah kita gerakkan sehinga tidak melulu dikendalikan pemerintah karena kalau masyarakat hanya diberi BPNT belum tentu persoalan selesai," kata Ganjar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ganjar: Masih Banyak yang Berkerumun dan Menyepelekan CovidGanjar Pranowo turun tangan saat menertibkan kerumunan warga yang mengantre saat mengambil Bantuan Sosial
Baca lebih lajut »
Sidak lagi di Pasar Karangayu, Ganjar: Jangan Tunggu Ada yang Positif Baru DitataGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memeriksa Pasar Karangayu yang dibuka kembali setelah ditemukan pasien positif covid-19. PasarKarangayu
Baca lebih lajut »
Penanganan Covid-19: Anies Dianggap Cari Panggung, Yunarto Wijaya Bandingkan dengan Ganjar PranowoMenurutnya, Anies Baswedan hanya sibuk melakukan konferensi pers dan sedikit turun ke lapangan melihat fakta sebenarnya soal Covid-19, juga soal
Baca lebih lajut »
Sidak Pasar, Gubernur Ganjar Kecewa Pedagang Tidak TertibGubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali sidak ke sejumlah pasar di Kota Semarang, Jumat (12/6/2020).
Baca lebih lajut »
Pasar Berjubel, Sampah Berserakan, Ganjar pun MarahGanjar Pranowo menginspeksi penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona di Pasar Mangkang Semarang. GanjarPranowo
Baca lebih lajut »
Ganjar Pranowo Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Tempat UmumGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hampir setiap hari melakukan sosialisasi protocol kesehatan di tempat-tempat umum.
Baca lebih lajut »