Seorang gadis di Kabupaten Indramayu yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau trafficking berhasil diselamatkan.
Marni menceritakan, sejak saat itu, nomor kontak anaknya tidak bisa dihubungi.Saat itu korban baru memberi kabar kepada ibunya, SDD mengaku tengah berada di Surabaya dan dipekerjakan di sebuah kedai kopi.
Marni yang mengetahui kabar itu, segera meminta anaknya yang baru kini duduk dikelas 3 SMP itu untuk pulang. Hanya saja, disampaikan Marni, pada 21 Juli 2021, korban justru kembali memberi kabar bahwa dirinya dibawa ke Paniai
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Izin Ajak Main Malah Jual Siswi SMP di Indramayu, Korban Dipekerjakan di Karaoke di Papua - Tribunnews.comIa menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau trafficking oleh orang yag baru dikenalnya.
Baca lebih lajut »
NPC Sumatera Utara bidik tiga besar Papernas PapuaNational Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara membidik posisi tiga besar pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua yang akan digelar pada 2-15 ...
Baca lebih lajut »
Cakupan Vaksinasi di Daerah Penyelenggara PON Papua Masih RendahCakupan vaksinasi Covid-19 belum mencapai 70 persen jelang PON XX di Papua. Diperlukan tambahan 1.000 tenaga vaksinator untuk meningkatkan cakupan vaksinasi. Nusantara AdadiKompas justsayabi
Baca lebih lajut »
KAWAL Papua Barat proses hukum kapal penabrak terumbu karangMasyarakat adat bersama sejumlah komunitas pesisir Teluk Doreri, di antaranya KAWAL (Komunitas Anak Wondama Abdi Lingkungan), Kabupaten Manokwari Papua ...
Baca lebih lajut »
Pelapor Khusus HAM PBB Soroti Sakit Yeimo di Sel Brimob PapuaPelapor khusus PBB di bidang HAM, Mary Lawlor menyoroti kondisi Aktivis KNPB Victor Yeimo yang dikabarkan sakit dalam sel Mako Brimob Polda Papua.
Baca lebih lajut »