G7 Sebut Bukti Penyerangan Kapal Israel Menunjuk ke Iran |Republika Online

Indonesia Berita Berita

G7 Sebut Bukti Penyerangan Kapal Israel Menunjuk ke Iran |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 37 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Drone yang digunakan untuk menyerang kapal disebut identik dengan punya Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM - Para Menteri Luar Negeri dari Kelompok Tujuh mengatakan, bahwa Iran mengancam perdamaian dan keamanan internasional. G7 menyebut semua bukti sudah merujuk ke Iran sebagai dalang di balik serangan terhadap kapal tanker Mercer Street pekan lalu.

Dalam pernyataan terpisah, militer AS mengatakan para ahli bahan peledak dari kapal induk Ronald Reagan, yang dikerahkan untuk membantu Mercer Street, menyimpulkan bahwa pesawat tak berawak itu diproduksi di Iran. Para ahli mengatakan, bahan peledak dapat menemukan beberapa bagian dari drone, termasuk bagian dari sayap dan komponen internal yang dikatakan hampir identik dengan sampel drone serangan Iran yang dikumpulkan sebelumnya.

Terlepas dari bantahan Teheran, Inggris, Amerika Serikat, dan lainnya mengkritik Iran atas serangan itu. Pernyataan G7 mengatakan, perilaku Iran, di samping dukungannya kepada pasukan proksi dan aktor bersenjata non-negara, mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Presiden Baru Iran Janjikan Diplomasi untuk Cabut Sanksi ASPresiden Baru Iran Janjikan Diplomasi untuk Cabut Sanksi ASPresiden baru Iran yang sangat konservatif, Ebrahim Raisi, mengucapkan sumpah jabatannya dengan berjanji akan mengupayakan diplomasi untuk mencabut sanksi Amerika Serikat (AS). Janjinya itu ditanggapi dengan hati-hati oleh AS. Raisi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala kehakiman Iran,...
Baca lebih lajut »

Israel Ancam Serang Iran Buntut Insiden Kapal TankerIsrael Ancam Serang Iran Buntut Insiden Kapal TankerIsrael memperingatkan Iran mereka sedang bersiap melakukan serangan buntut dari serangan terhadap kapal tanker di Laut Arab.
Baca lebih lajut »

Taliban Rebut Kota Perbatasan Afghanistan-IranTaliban Rebut Kota Perbatasan Afghanistan-IranKelompok Taliban merebut Ibu Kota Zaranj, Provinsi Nimroz, melalui pertempuran sengit dengan pasukan Afghanistan.
Baca lebih lajut »

Raisi Diambil Sumpahnya sebagai Presiden Baru IranRaisi Diambil Sumpahnya sebagai Presiden Baru IranEbrahim Raisi dijadwalkan dilantik sebagai presiden baru Iran, Kamis (5/8). Tokoh ultrakonservatif ini meraih kemenangan telak dalam pemilu Juni lalu, dalam pemberian suara dengan keikutsertaan pemilih yang sedikit. Sejumlah kandidat terkemuka didiskualifikasi dari pencalonan. Raisi menjabat...
Baca lebih lajut »

Menhan Israel: Iran Bisa Miliki Senjata Nuklir Hanya dalam 10 MingguMenhan Israel: Iran Bisa Miliki Senjata Nuklir Hanya dalam 10 Minggu'Hanya sekitar sepuluh minggu lagi untuk memperoleh bahan-bahan level senjata yang diperlukan untuk senjata nuklir.' Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz...
Baca lebih lajut »

Dilantik Jadi Presiden, Raisi: Sanksi Terhadap Iran Harus DicabutDilantik Jadi Presiden, Raisi: Sanksi Terhadap Iran Harus DicabutPresiden Iran Ebrahim Raisi dalam upacara pelantikannya mengatakan sanksi terhadap Teheran harus dicabut dan mendukung setiap proposal pencabutan sanksi. Sanksi...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 13:52:48