Jenderal Mark Milley mengaku keterlibatannya dalam foto op bersama Trump adalah suatu kesalahan.
telah menerima kritik tajam karena berpartisipasi dalam panggung politik Trump, yang berjalan dengan para pejabat dari Gedung Putih dan berpose di depan Gereja Episkopal St John sambil memegang Alkitab.Beberapa menit sebelum foto op dilakukan, ratusan demonstran di sekitar Gedung Putih, tepatnya di Lafayette Park dipukul mundur menggunakan gas air mata.
Kehadiran Milley sebagai jenderal terkemuka dalam sesi foto op itu secara umum dikritik karena dia memakai seragam tentara.Baca juga:, pernyataan Milley itu tentu berisiko membuat Trump murka karena dia sangat peka terhadap kritik apa pun akan apa pun yang dilakukannya., bidang pertahanan AS masih bersitegang dengan Gedung Putih atas perselisihan mereka soal ancaman Trump yang ingin menggunakan pasukan militer untuk mengatasi kerusuhan sipil.
Sementara Mark Esper, Menteri Pertahanan AS tidak mengatakan di hadapan publik bahwa dia melakukan kesalahan dengan berada bersama Trump saat itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Foto Bareng Trump di Gereja, Jenderal AS Minta MaafFoto itu menjadi kontroversi karena dilakukan saat para penegak hukum melakukan tindakan represif kepada demonstran anti...
Baca lebih lajut »
Jenderal AS Mengaku Salah 'Temani' Trump Jalan ke GerejaJenderal Angkatan Darat Mark Milley hari Kamis (11/6) mengatakan, dia salah telah menemani Presiden Donald Trump berjalan melalui taman Lafayette Square yang berakhir dengan foto di sebuah gereja deka
Baca lebih lajut »
Jenderal Nomor Satu Amerika Menyesal Terlibat Aksi Pencitraan Donald TrumpKetua Kepala Staf Gabungan Mark Milley menyampaikan penyesalannya karena terlibat dalam aksi pencitraan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pekan lalu DonaldTrump
Baca lebih lajut »
Panglima Militer Minta Maaf Sudah Foto Dengan Trump. Kenapa?Jenderal Mark A. Milley merasa bersalah tertangkap kamera bersama dengan Presiden Amerika Donald Trump kala demo George Floyd memanas
Baca lebih lajut »
Meski Demo Berkepanjangan, Trump Tetap Getol Suarakan PerpecahanKetika demonstrasi memprotes kematian seorang warga kulit hitam Amerika di tahanan polisi terus berlanjut hingga minggu ke tiga, Presiden Donald Trump, lewat Twitter, kembali menyampaikan pandangan...
Baca lebih lajut »