Ke mana arah rupiah hari ini ?
Seperti diketahui, The Fed akan menggelar rapat Federal Open Market Committee pada Selasa dan Rabu pekan ini waktu AS .
Di tengah kolapsnya Silicon Valley Bank dan dua bank lainnya, The Fed diprediksi tidak akan agresif lagi menaikkan suku bunga acuannya. Berdasarkan perangkat FedWatch miliki CME Group pelaku pasar melihat ada probabilitas sebesar 80% The Fed akan menaikkan suku bunga 25 basis poin pada rapat Kamis. Sementara 20% probabilitas sisanya melihat The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya.
Namun, kekhawatiran investor tetap membuat rupiah tertekan. Rupiah juga tetap melemah meskipun Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan jika BI akan tetap menjaga nilai tukar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kupu-Kupu Masih Tetap Bertahan karena Masih Banyak TanamanSatwa tetap bisa bertahan hidup, tidak terlepas dari kondisi lingkungan. Tak terkecuali kupu-kupu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalilo Banyuwangi.
Baca lebih lajut »
KIB Tak Kunjung Umumkan Capres, Golkar: Ada Waktunya…'Yang jelas, sampai sekarang KIB masih solid, masih on the track,' ujar Doli.
Baca lebih lajut »
Kekuatan BI Jaga Stabilitas Rupiah Hadapi Krisis Bank di ASJaga Stabilitas Rupiah di Tengah Krisis Perbankan AS, BI Kuat?
Baca lebih lajut »
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 20 Maret 2023Rupiah hari ini diprediksi cenderung berfluktuasi pada awal perdagangan, tetapi berpotensi ditutup menguat pada kisaran Rp15.330 sampai Rp15.400 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
BI: Rupiah Tetap Menguat Meski Gonjang-Ganjing Silicon Valley Bank |Republika OnlineAsing berbondong-bondong membeli SBN senilai Rp 8,5 triliun.
Baca lebih lajut »