Beyond the Breaking News

FIFA Buka Suara Soal Kontroversi VAR Laga Qatar vs Swiss: Ada Masalah Teknis!

Piala Dunia 2026 Berita

FIFA Buka Suara Soal Kontroversi VAR Laga Qatar vs Swiss: Ada Masalah Teknis!
Piala DuniaPentas Bola Dunia 2026Swiss

FIFA sebut gangguan teknis jadi penyebab hilangnya grafis 3D VAR saat Swiss mendapat penalti kontroversial lawan Qatar di Piala Dunia 2026.

Momen pemain Swiss , Remo Freuler dilanggar kiper Qatar , Mahmoud Abunada di laga Grup B Piala Dunia 2026 . AP Photo/Eakin Howard1-1 pada Minggu lalu.

Kontroversi muncul setelah Swiss mendapat penalti akibat pelanggaran terhadap Remo Freuler, keputusan yang langsung memicu perdebatan luas. Penalti itu diberikan karena Freuler dan Breel Embolo dinilai masih berada dalam posisi onside saat serangan dibangun. Namun, tayangan siaran langsung tidak menampilkan animasi grafis 3D otomatis yang biasanya digunakan untuk memverifikasi keputusan offside. Ketiadaan visual tersebut membuat penonton dan para pengamat mempertanyakan validitas keputusan VAR.

Tayangan ulang yang tersedia dianggap tidak cukup meyakinkan, sehingga kritik terhadap FIFA terus mengalir sepanjang pertandingan hingga setelah laga berakhir. Pertandingan di San Francisco Bay Area itu sendiri berakhir mengecewakan bagi Swiss. Setelah sempat unggul, mereka harus puas berbagi angka usai Qatar mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir. Berikut kronologi gangguan sistem dan reaksi keras yang ditujukan kepada FIFA.

FIFA bergerak meredakan polemik dengan mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial. Klarifikasi itu disampaikan lebih dari empat jam setelah pertandingan selesai. Dalam penjelasannya, FIFA membagikan gambar garis offside yang ditarik secara manual oleh petugas VAR sebagai pengganti animasi otomatis. Mereka menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan tetap berjalan sesuai prosedur.

"Selama pertandingan Qatar melawan Swiss di San Francisco Bay Area, gangguan teknis singkat membuat grafis animasi onside tidak dapat ditampilkan sebelum penalti diberikan kepada Swiss pada menit ke-14. Masalah itu segera berhasil diatasi," tulis FIFA.

"Proses kerja VAR tidak terpengaruh oleh gangguan tersebut dan tetap mengikuti prosedur normal saat memeriksa keputusan di lapangan. Garis yang digunakan VAR untuk memeriksa posisi pemain menunjukkan tidak ada pemain penyerang yang berada dalam posisi offside dalam dua situasi sebelum keputusan penalti diambil," lanjut pernyataan itu. Tidak adanya transparansi secara langsung di layar televisi memicu kemarahan mantan bek Manchester United, Gary Neville.

Saat bertugas sebagai pandit ITV, ia menuding FIFA gagal menunjukkan bukti yang seharusnya bisa menjelaskan keputusan tersebut kepada publik. Neville menilai insiden itu berpotensi mengikis kepercayaan suporter, baik yang berada di stadion maupun yang menonton dari rumah. Menurutnya, keputusan penalti tetap sulit diterima tanpa bukti visual yang jelas.

"Kita semua yang duduk di sini berpikir begitu, dan semua orang di rumah juga. Gol itu offside. FIFA adalah penyelenggara, mereka punya bukti dari sistem otomatis itu. Jadi mengapa tidak ditunjukkan kepada kita?

" ujar Neville. "Ini seperti tindakan seorang diktator. Mereka menyimpan bukti itu dan tidak menunjukkannya kepada para penggemar. Ini konyol.

Tunjukkan kepada kami apakah itu offside atau tidak. Di mana transparansinya?

" tambahnya. Neville bukan satu-satunya yang kecewa. Mantan striker Arsenal, Ian Wright, yang berada di studio yang sama, juga mengkritik keras cara FIFA menangani situasi tersebut. Menurut Wright, FIFA terlalu sering bertindak tanpa memberikan penjelasan yang memadai kepada publik.

Baginya, kejadian di San Francisco justru memperburuk kepercayaan terhadap penggunaan teknologi dalam sepak bola modern. Di tengah perdebatan mengenai penalti yang berhasil dikonversi Breel Embolo menjadi gol, Swiss pada akhirnya gagal meraih kemenangan. Qatar mencetak gol pada menit ke-94 dan memaksa laga berakhir imbang 1-1. Kini perhatian beralih ke pertandingan berikutnya.

FIFA dituntut membuktikan bahwa sistem teknologi mereka tetap dapat diandalkan dan tidak kembali menimbulkan kontroversi yang merusak kepercayaan terhadap jalannya turnamen.

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bolanet /  🏆 20. in İD

Piala Dunia Pentas Bola Dunia 2026 Swiss Qatar Fifa

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Hasil Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan SwissHasil Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan SwissHasil Qatar vs Swiss pada matchday pertama Grup B Piala Dunia 2026 berakhir 1-1. Gol Boualem Khoukhi di injury time membuyarkan kemenangan Swiss.
Baca lebih lajut »

Pelatih Qatar Soroti Imbang Swiss, Gary Neville Kritik Transparansi FIFAPelatih Qatar Soroti Imbang Swiss, Gary Neville Kritik Transparansi FIFASetelah pertandingan Qatar vs Swiss berakhir imbang 1-1 karena gol bunuh diri Miro Muheim, mantan pemain Manchester United Gary Neville menilai keputusan offside yang dipertanyakan sebagai tanda kediktatoran FIFA dan menuntut transparansi penuh. FIFA kemudian membantah adanya offside dan menjelaskan gangguan teknis singkat pada animasi VAR.
Baca lebih lajut »

Kontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka SuaraKontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka SuaraFIFA mengonfirmasi gangguan teknis animasi 3D VAR saat laga Qatar melawan Swiss di Piala Dunia 2026.
Baca lebih lajut »

Bukti Offside Tak Muncul, FIFA Dikecam usai Laga Swiss Vs Qatar di Piala Dunia 2026Bukti Offside Tak Muncul, FIFA Dikecam usai Laga Swiss Vs Qatar di Piala Dunia 2026FIFA mengakui gangguan teknis VAR saat Swiss vs Qatar di Piala Dunia 2026. Bukti visual offside tak muncul dan memicu kontroversi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-18 08:32:15