Fenomena Lebaran kali ini cukup unik dan menarik untuk dianalisis pihak perhotelan. Saat hari H Lebaran okupansi hotel memang tinggi. Sama tingginya dengan periode Lebaran tahun lalu. Puncaknya terjadi selama tiga hari Lebaran, di atas 90 persen. Tapi puncak okupansi periode Lebaran tahun lalu, just
“Ini sudah kami komunikasikan dengan teman-teman hotel di Jogja dan Semarang. Terjadi juga hal yang sama. Jadi tahun lalu sepertinya lebih baik dari tahun ini untuk panjang puncak okupansi periode Lebaran,” ungkap Pejabat Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Solo Sistho A. Sreshtho, Kamis .
Di Solo, tahun ini puncak okupansi periode Lebaran hanya terjadi selama tiga sampai empat hari saja. Tahun lalu, lanjut Sistho, puncaknya sudah berlangsung sejak H-2 sampai H-3 lebaran. Alhasil, ada satu hingga dua hari ini yang lebih panjang. Selain itu, periode Ramadan tahun lalu juga diklaim lebih baik tingkat okupansinya ketimbang tahun ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Fenomena Klasik Krisis ART Usai Lebaran, Ini Biang KeroknyaMasalah klasik sering kali terjadi usai Lebaran yaitu krisis ART atau pembantu rumah tangga. Ternyata ini yang jadi biang keroknya.
Baca lebih lajut »
Hadapi Fenomena Thrifting, HIPMI Solo Dorong Pelaku UMKM Lakukan BenchmarkingFenomena thrifting yang menjamur diklaim mengganggu market produk lokal UMKM, khususnya bidang fashion. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo mengimbau pelaku UMKM lokal mengambil manfaat dari tren thrifting ini. Dengan cara, benchmarking produk impor yang diminati konsumen.
Baca lebih lajut »
Gak Kira-kira, Lebaran Ini Bikin Beban Puncak Listrik MelejitPLN mencatat beban puncak listrik lebaran tahun ini lebih tinggi dibanding lebaran tahun 2022 lalu
Baca lebih lajut »
Libur Lebaran: Kembali Beroperasi Sejak Libur Lebaran, Antusiasme Masyarakat ke Museum Nasional Cukup TinggiTingkat antusiasme masyarakat DKI Jakarta merayakan libur lebaran sangat beragam, namun tidak disangka destinasi museum turut mendapatkan perhatian.
Baca lebih lajut »
KAI Commuter Angkut 102 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran di Yogyakarta-Solo |Republika OnlineJumlah pengguna commuterline Yogyakarta Solo capai 99.369 orang
Baca lebih lajut »