Fakta-fakta Buzzer di RI Berdasarkan Riset Oxford

Indonesia Berita Berita

Fakta-fakta Buzzer di RI Berdasarkan Riset Oxford
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 55 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 51%

Melalui riset dari Oxford, fakta-fakta seputar buzzer politik di Indonesia tersorot. Berikut adalah tilikan periset dari Inggris soal 'pasukan siber' di RI.

di Indonesia tersorot. Berikut adalah tilikan periset dari Inggris soal buzzer atau 'pasukan siber' di negara ini.

Riset dari Universitas Oxford ini sebenarnya tidak secara khusus memotret buzzer di Indonesia, melainkan buzzer di Indonesia hanya salah satu dari 70 negara yang menjadi objek amatan. Namun mereka sama saja, peneliti menyebut mereka bermaksud membentuk opini lewat manipulasi media sosial internet.

Penelitian itu bertajuk 'The Global Disinformation Order: 2019 Global Information of Organized Social Media Manipulation' atau 'Orde Disinformasi Global: Informasi Global tentang Manipulasi Media Sosial Terorganisir 2019'. Penelitian ini adalah karya Samantha Bradshaw dan Philip N Howard dari Universitas Oxford.

Ada juga Iran, Israel, Italy, Kazakhstan, Kenya, Kyrgyzstan, Macedonia, Malaysia, Malta, Mexico, Moldova, Myanmar, Netherlands, Nigeria, North Korea, Pakistan, Philippines, Poland, Qatar, Russia, Rwanda, Saudi Arabia, Serbia, South Africa, South Korea, Spain, Sri Lanka, Sweden, Syria, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Tunisia, Turkey, Ukraine, United Arab Emirates, United Kingdom, United States, Uzbekistan, Venezuela, Vietnam, and Zimbabwe.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Riset Oxford: Nilai Kontrak Buzzer Indonesia Rp 1 Juta-Rp 50 JutaRiset Oxford: Nilai Kontrak Buzzer Indonesia Rp 1 Juta-Rp 50 JutaBuzzer atau tentara siber di negara ini ternyata masih tergolong kasta rendah dibanding yang ada di negara lain. Namun, nilai kontrak bisa mencapai Rp 50 juta! Buzzer
Baca lebih lajut »

Riset Oxford: Buzzer di Indonesia Bekerja untuk Politikus dan SwastaRiset Oxford: Buzzer di Indonesia Bekerja untuk Politikus dan SwastaPembahasan soal buzzer politik sedang mengemuka di Indonesia. Menurut penelitian dari Universitas Oxford, buzzer atau tentara siber (cyber troops) di negara ini bekerja untuk dua golongan organisasi. Buzzer Oxford
Baca lebih lajut »

Ini dia Fakta Tentang Puan Maharani, Ketua DPR RI yang BaruIni dia Fakta Tentang Puan Maharani, Ketua DPR RI yang BaruPada 1 Oktober lalu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 telah dilantik. Nama-nama baru dan anak muda pun bermunculan mengisi bangku DPR, dengan harapan DPR ke depan akan lebih baik lagi dengan pemikiran yang sesuai dengan aspirasi rakyat Indonesia.
Baca lebih lajut »

Buzzer Robot dan Manusia di RI Dukung Pemerintah dan Serang OposisiBuzzer Robot dan Manusia di RI Dukung Pemerintah dan Serang OposisiPenelitian dari Universitas Oxford menelisik pasukan siber atau buzzer politik di 70 negara. Buzzer politik di Indonesia disebut terdiri dari robot dan manusia. Buzzer Oxford
Baca lebih lajut »

Bamsoet 'Naik Pangkat' dari RI 6 ke RI 5Bamsoet 'Naik Pangkat' dari RI 6 ke RI 5Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII Bamsoet kini nyaman menduduki kursi empuk Ketua MPR.
Baca lebih lajut »

Pepsi Disebut Hengkang dari RI, Kemenperin Belum Dengar KabarPepsi Disebut Hengkang dari RI, Kemenperin Belum Dengar KabarPepsi dikabarkan hengkang dari Indonesia. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mengatakan belum menerima laporan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-28 13:49:18