Fahri Hamzah Sentil Pejabat Negara, Jangan Dikritik Dikit Lapor Polisi via tribunnews
Apalagi kritikan dari para netizen terhadap pemerintah, seharusnya cukup disikapi sebagai sebuah masukan publik, bukan dengan sikap represif.
"Biar saja mereka bebas berbeda pendapat, yang penting negara jangan terlibat dalam sengketa buzzer,” ujar mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu."Orang tuh enggak boleh gampang tersinggung, harus mentalnya baja, kata Pak Jokowi kan bangsa kita bermental baja. Tapi ini sedikit-sedikit lapor, sedikit-sedikit tersinggung. Kaya Pak Luhut, saya mohon maaf aja, salah itu caranya, apa urusan tersinggung?," sambung Fahri.
"Ceritakan aja bahwa Anda enggak korupsi. Cukup begitu aja. Enggak usah pakai hukum, lalu orang jadi tersangka. Udah gitu ya modusnya itu orang tuh ditersangkakan aja supaya berhenti ngomong, enggak diapa-apain. Ada berapa ratus orang tuh jadi tersangka tidak diteruskan?" papar Fahri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Fahri Hamzah Ajak Anak Muda Terus Kritisi Pemerintah Lewat MedsosWakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengajak anak muda terus mengekspresikan pandangannya lewat media sosial kepada kebijakan pemerintah. FahriHamzah
Baca lebih lajut »
Fahri Hamzah Anggap Pemerintah Makin Tak TertibFahri Hamzah menyatakan di antara menteri justru saling berantem, sementara pemerintah pusat dengan pemda juga tak kompak sehingga rakyat tak terlayani. FahriHamzah
Baca lebih lajut »
Fahri Hamzah Anggap Cara Luhut Polisikan Said Didu SalahWakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai, sikap Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memolisikan Said Didu sebagai cara yang salah. LuhutBinsarPandjaitan
Baca lebih lajut »
Fahri Hamzah Minta Penyelenggara Negara Nikmati Kritik Anak MudaWakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah meminta penyelenggara negara maupun instansi pemerintah biasa saja merespons kritik yang dilontarkan masyarakat FahriHamzah
Baca lebih lajut »