Fahri Hamzah mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang (Perppu) sebagai pijakan hukum menangani kasus jual beli data penduduk.
"Sebenarnya kalau yang darurat begini saya minta presiden bikin Perppu aja. Karena pencurian data warga negara ini sudah masif," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa .Fahri menilai masyarakat Indonesia sudah mengalami kebobolan yang masif karena data pribadi sudah tersebar luas. Ia menilai seluruh data sudah dipegang orang-orang yang tak bertanggungjawab.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi Desak Investor Kembangkan Danau TobaBila tak kunjung ada pembangunan, Jokowi minta investornya diganti
Baca lebih lajut »
Novel PA 212 Desak BIN Telusuri Isu Upaya Gagalkan Pelantikan JokowiNovel Bamukmin mendesak BIN mengusut kesahihan info tentang akan adanya gerakan menggagalkan pelantikan Jokowi - Ma'ruf di MPR. PelantikanJokowi-Ma’ruf
Baca lebih lajut »
Fahri: pemindahan ibu kota lebih cocok ke pulau reklamasiWakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta lebih cocok ke pulau reklamasi di teluk Jakarta dari pada ke ...
Baca lebih lajut »
Fahri: Ibu Kota Lebih Cocok Pindah ke Pulau ReklamasiFahri mengingatkan ibu kota adalah jantung dari sebuah negara.
Baca lebih lajut »
Fahri Kritik Menristek soal Rektor Asing: Sampeyan Kerjaannya Apa?Menurut Fahri, orang Indonesia pun sanggup menjadi rektor kampus kelas dunia. Dia meminta agar tak sedikit-sedikit mengundang orang asing untuk menyelesaikan masalah di Indonesia. rektorasing
Baca lebih lajut »