Sementara Twitter berada di posisi kedua. Dalam catatan Kementerian Kominfo ada 111 sebaran hoaks soal vaksin covid-19 di platform ini.
Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melaporkan temuan hoaks seputar vaksin covid-19. Hingga Sabtu terdapat 456 temuan hoaks yang tersebar di berbagai media sosial dan sebarannya mencapai 2.643 konten.
Situs berbagi video, seperti YouTube dan TikTok juga tak luput dari sasaran hoaks. Tercatat, ada 43 hoaks di YouTube dan 21 di TikTok. *** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Update Kasus Covid-19 Mingguan: Jakarta Terbanyak, Banten Tercepat - Sonora.idProvinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Bali konsisten dalam mendominasi kasus Covid-19 secara nasional.
Baca lebih lajut »
Jakarta terbanyak, kasus positif COVID-19 tambah 40.489Data perkembangan pandemi COVID-19 Indonesia hingga Jumat (11/02/2022): Positif: 4.708.043 (+40.489) Sembuh: 4.250.277 (+15.767) Meninggal: 144.958 (+100) Kasus Aktif: 312.808 ingatpesanibu sudahdivaksintetap3m vaksinmelindungikitasemua
Baca lebih lajut »
Capaian vaksinasi COVID-19 di Sumsel 91,19 persenCapaian vaksinasi COVID-19 di 17 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan untuk dosis pertama sudah 91,19 persen dari target 6,3 juta ...
Baca lebih lajut »
Kasus Aktif Covid-19 di DKI Tembus 81 Ribu, 19 Ribu Dirawat di Rumah SakitPemprov DKI mencatat, sebagian besar kasus aktif merupakan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah yaitu sebanyak 61.665 kasus.
Baca lebih lajut »
Pangeran Charles Positif Covid-19 untuk Kedua Kali dan Menjalani Isolasi MandiriPangeran Charles kembali positif Covid-19. Sebelumnya, ia juga menderita penyakit yang sama.
Baca lebih lajut »
Pangeran Charles Dinyatakan Positif COVID-19 Untuk Kedua KalinyaSebelumnya, Pangeran Charles sudah sempat dinyatakan positif terpapar COVID-19 pada Maret 2020 lalu. Pangeran Charles yang kala itu berusia 71 tahun disebut 'menunjukkan gejala ringan namun dalam kondisi sehat'.
Baca lebih lajut »