Kontingen Indonesia yang menempati peringkat 55 dengan torehan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu di Olimpiade Tokyo gagal memenuhi target menembus 40 besar.
Di lihat dari peringkat, jelas posisi tersebut gagal memenuhi target yang dipasang. Menporasebelumnya optimistis target Indonesia memperbaiki prestasi dengan masuk 40 besar dalam daftar perolehan medali terpenuhi.
"Kalau saran saya ke depan targetnya jangan lagi menyebut peringkat. Kalau kita menyebut peringkat, seolah-olah hanya menunggu hasil dari negara-negara yang bertanding. Tapi kalau kita sudah bisa mematok, misal di Olimpiade 2024 Paris bisa tiga emas, nanti itu sudah otomatis bisa berada dalam posisi 30 besar dan sebagainya," kata Djoko Pekik kepadaSejauh ini pencapaian terbaik Indonesia di olimpiade terjadi di Olimpiade Barcelona 1992.
Cabang bulutangkis sejak dimainkan di Olimpiade Barcelona 1992 selalu konsisten mengirimkan atlet dan meraih medali. Di edisi perdana dipertandingkan, bulutangkis Indonesi menyabet 2 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu di Barcelona.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Belum Berhasil Sumbang Medali di Olimpiade Tokyo, Riau Ega Agatha Evaluasi PerformaAtlet panahan Indonesia Riau Ega Agatha mengevaluasi performanya usai gagal mempersembahkan medali untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 OlimpiadeTokyo
Baca lebih lajut »
Paalam raih perak, Filipina geser Indonesia di Olimpiade TokyoFilipina menggeser Indonesia dalam daftar peringkat perolehan medali Olimpiade Tokyo setelah petinju Carlo Paalam meraih perak di kelas terbang (48-52kg) ...
Baca lebih lajut »
Menpora: Indonesia Perlu Belajar dari Kesuksesan Penyelenggaraan Olimpiade TokyoMenurut Menpora, Indonesia bisa belajar banyak dari kesuksesan Jepang menggelar Olimpiade Tokyo.
Baca lebih lajut »
Indonesia Finis Posisi 55 di Olimpiade TokyoKontingen Indonesia dipastikan finis di posisi ke-55 pada klasemen perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020.
Baca lebih lajut »