Jika dibandingan BBM jauh lebih efisien menggunakan konverter kit dengan gas.
REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Asisten Deputi Daya Mineral dan Non Konvensional, Kementerian ESDM, Amalyos, mengatakan pihaknya akan mendorong pemerintah untuk segera mengeluarkan Perpres konversi BBM ke gas. Ini dilakukan agar bisa diterapkan untuk bidang peternakan dan pertanian.
Menurutnya perhatian pemerintah cukup besar terhadap para nelayan kecil dan diharapkan program konversi terus diperluas penerima manfaatnya. Sebab dari segi manfaat dan efektifitas sangat besar. "Karena sebagaimana telah diketahui bahwa ongkos untuk mendapatkan BBM saat ini masih menjadi beban negara yang cukup besar," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kementerian ESDM Taksir Kebutuhan Biodiesel 2020 9,6 Juta KLKementerian ESDM menaksir kebutuhan biodiesel untuk program pencampuran biodiesel 30 persen pada minyak Solar (B30) mencapai 9,6 juta kiloliter (kl) pada 2020.
Baca lebih lajut »
Kejati Babel tangkap mantan Kadis ESDMKejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung menangkap mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi setempat, Suranto Wibowo tersangka ...
Baca lebih lajut »
Dinas ESDM Pamerkan Misari di Jatim Fair 2019, Alat Apa Itu?Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur (Jatim) menampilkan alat canggih dalam pameran Jatim Fair 2019 bernama Uji Mineral Satu Hari (Misari).
Baca lebih lajut »
Peringati HLN ke-74, Jonan Pamitan sebagai Menteri ESDMMenteri ESDM Ignasius Jonan berpamitan sebagai menteri jelang habisnya periode pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada...
Baca lebih lajut »