Nuraini Dessy, atau akrab disapa Dessy, merupakan pejabat karir di Pelni dengan posisi terakhir sebagai Vice President.
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengubah susunan direksi PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni . Dalam perubahan ini, Erick Thohir menunjuk Srikandi BUMN yaitu Nuraini Dessy W menduduki jabatan direktur.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham mengangkat Nuraini Dessy W. sebagai Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni . SK pengangangkatan anggota direksi Pelni yang baru disampaikan oleh Asisten Deputi Bidang Jasa Logistik Kementerian BUMN Desty Arlaini.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani menerangkan masing-masing kapal yang akan dibeli senilai Rp 1,5 triliun. Tujuannya, untuk menggantikan secara bertahap sejumlah kapal Pelni yang berusia di atas 30 tahun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erick Thohir Buka-bukaan soal Transformasi BUMNMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong transformasi berkelanjutan di perusahaan pelat merah.
Baca lebih lajut »
Indra Sjafri Beber Wejangan Erick Thohir kepada Timnas U-24 IndonesiaIndra Sjafri membeberkan wejangan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada Timnas U-24 Indonesia.
Baca lebih lajut »
Erick Thohir jadi Cawapres Favorit karena Mampu Raup Suara NUSosok Erick Thohir disebut sebagai bakal cawapres favorit karena mampu meraup suara NU.
Baca lebih lajut »
Indra Sjafri Ungkap Pesan Khusus dari Erick Thohir Usai Timnas Indonesia U-24 Dikalahkan TaiwanPesan tersebut diberikan Erick Thohir melalui sambungan telepon seusai laga .
Baca lebih lajut »
Najwa Shihab Sebut PSSI Era Kepemimpinan Erick Lebih Berani Berantas Mafia BolaJurnalis senior Najwa Shihab menyebut PSSI era kepemimpinan Erick Thohir lebih berani memberantas mafia bola.
Baca lebih lajut »
Erick Thohir: FIFA Kucurkan Rp85,6 Miliar Bangun National Training Center IKNErick menargetkan proses groundbreaking National Training Center IKN rampung dalam enam bulan
Baca lebih lajut »