Anggota Kehormatan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia Emil Salim mengatakan dampak COVID-19 bukan hanya terkait masalah kesehatan, tetapi juga masalah-masalah lain. emilsalim
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Kehormatan Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia Emil Salim mengatakan dampak COVID-19 bukan hanya terkait masalah kesehatan, tetapi juga masalah-masalah lain, sehingga penerapan normal baru seyogyanya tidak dilakukan dengan cara biasa seperti kemarin-kemarin, tetapi harus lebih frontal.
Oleh karena itu, para ilmuwan, tidak hanya ilmuwan di bidang kesehatan, tetapi ilmuwan dari bidang-bidang lainnya, diajak untuk memahami bahwa pandemi COVID-19 bukan sekadar terkait masalah penyakit, masalah kesehatan, tetapi juga mencakup aspek lain yang membawa dampak sosial lebih besar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Emil Beri Rapor Kabupaten Kota Terkait Penanganan Covid-19 |Republika OnlineKategori rapor tidak hanya melihat angka kasus Covid-19 di kabupaten kota.
Baca lebih lajut »
Menkes Terbitkan Surat Edaran Protokol Kesehatan Perjalanan Dalam NegeriPenerapan normal baru atau new normal mulai dilaksanakan secara bertahap, hal ini menimbulkan peningkatan mobilitas masyarakat.
Baca lebih lajut »
Kabupaten Semarang Uji Coba Kembali Layanan Posyandu |Republika OnlineDinkes telah menyusun protokol untuk menyesuaikan penerapan normal baru.
Baca lebih lajut »
Mendes Keluarkan Pedoman Protokol Normal Baru Desa |Republika OnlineDesa menjadi garda terdepan dalam penerapan normal baru
Baca lebih lajut »
Pelonggaran PSBB Picu Kenaikan Permintaan KPR BersubsidiPermintaan KPR Bersubsidi Meningkat. Peningkatan permintaan KPR bersubsidi berkaitan dengan pelonggaran PSBB dan penerapan kenormalan baru (new normal) di beberapa wilayah Indonesia pada Juni ini.
Baca lebih lajut »
Mendes PDTT : Penanganan Dampak Covid-19 di Desa Efektif |Republika OnlineDesa adalah garda terdepan dalam penerapan new normal
Baca lebih lajut »