Wacana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sebaiknya dikaji lebih dalam agar tidak menimbulkan...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta wacana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, sebaiknya dikaji lebih dalam.Ilustrasi/SINDOnews- Wacana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, sebaiknya dikaji lebih dalam agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, ada hal lebih penting yang perlu diperhatikan, yaitu permasalahan yang kerap dihadapi peserta BPJS agar tidak terulang. Tidak hanya itu, Emil juga meminta pemerintah terus mengedukasi masyarakat terkait pelayanan BPJS.Sebab, kata Emil, masih banyak peserta BPJS yang belum memahami sistem rujukan. Akibatnya, tidak sedikit peserta BPJS yang sakit ringan berobat langsung ke rumah sakit. Padahal, penyakit tersebut bisa disembuhkan di Puskesmas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Iuran Naik 60 persen, BPJS Kesehatan Bakal Surplus Rp 4,8 TriliunDJSN mengusulkan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk anggota mandiri atau pekerja bukan penerima upah (PBPU) naik sekitar 60 persen.
Baca lebih lajut »
DJSN Usul Iuran BPJS Kesehatan Kelas 1 Naik Jadi Rp 120 RibuDewan Jaminan Sosial Nasional atau DJSN meminta premi BPJS Kesehatan untuk seluruh kelas naik mulai Rp 16.500 hingga 40 ribu.
Baca lebih lajut »
Iuran Naik 60 persen, BPJS Kesehatan Bakal Surplus Rp 4,8 TriliunDJSN mengusulkan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk anggota mandiri atau pekerja bukan penerima upah (PBPU) naik sekitar 60 persen.
Baca lebih lajut »
Sinergi penegak hukum dan tunggakan iuran BPJS KetenagakerjaanKepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi Mayriwan Ekaputra menyebutkan sinergitas dengan kejaksaan cukup efektif dan berhasil menekan jumlah tunggakan ...
Baca lebih lajut »
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Moeldoko: Sehat Itu MahalMoeldoko: 'Saya tak ingin ada istilah kesehatan itu murah. Sehat itu mahal. Kalau sehat itu murah, orang nanti menyerahkan ke BPJS. Mati nanti BPJS.'
Baca lebih lajut »