Emil: Digitalisasi Hilangkan Mark up Pengadaan Barang dan Jasa
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mendapat Apresiasi Praktik Baik dalam Aksi Nasional Pencegahan Korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi . Sertifikat apresiasi tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung KPK, Jakarta, Rabu .
KPK menilai Pemprov Jabar berhasil melakukan transformasi pengadaan barang dan jasa dari transaksi konvensional menjadi digital. “Ini merupakan penghargaan pencegahan korupsi provinsi pertama yang menggeser praktik jual-beli melalui online dengan kolaborasi bersama platform e-marketplace untuk anggaran Rp50 juta,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.Menurut Emil, Pemprov Jabar diharapkan menjadi contoh bagi provinsi lain dalam transformasi pengadaan barang dan jasa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kabar Gembira dari Kang Emil soal Covid-19 di Jawa BaratKang Emil memberi kabar baik terkait situasi Covid-19 di wilayahnya. Apa itu, Kang? KangEmil
Baca lebih lajut »
Emil: Kelebihan Vaksin Covid Biofarma Bisa Lebih Murah |Republika OnlineKelebihan vaksin Biofarma akan lebih murah karena diproduksi sendiri di Bandung.
Baca lebih lajut »
Jalani Uji Vaksin Sinovac, Kang Emil: Semoga Menjawab Semua PertanyaanGubernur Jawa Barat mulai menjalani tahapan uji klinis kandidat vaksin COVID-19 produksi Sinovac, China di Puskesmas Garuda,...
Baca lebih lajut »
Menjelang Jalani Uji Klinis Vaksin, Ini yang Dilakukan Emil |Republika OnlineEmil akan menjalani uji klinis di satu puskesmas rujukan di Kota Bandung hari ini.
Baca lebih lajut »
Emil akan Ditemani Istri Saat Ikuti Uji Klinis Vaksin Covid |Republika OnlineRidwan Kamil mengaku menyiapkan fisik dan mental untuk uji klinis vaksin Covid-19
Baca lebih lajut »
Lebih Transparan, Jabar Manfaatkan E-Marketplace dalam Pengadaan Barang dan JasaDengan platform E-Marketplace membuat semua transaksi pengadaan barang dan jasa menjadi transparan.
Baca lebih lajut »