Petinggi Tesla dan pemilik Twitter, Elon Musk menyayangkan kesiapan Amerika Serikat (AS) untuk mendukung serangan Ukraina ke Krimea.
mengungkapkan, berdasarkan laporan dari sumbernya bahwa Pemerintahan Joe Biden berpikir bahwa militer Ukraina seharusnya menyerang wilayah Krimea.
Menurut mereka, hal itu akan membuat Ukraina memperoleh posisi yang lebih kuat dalam negosiasi di masa mendatang, bahkan meski langkah tersebut meningkatkan risiko eskalasi.Namun, aksi Rusia itu menuai kecaman dunia internasional.Pada Jumat , Koordinator Komunikasi Strategis Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menegaskan AS tetap menganggap Krimea bagian dari Ukraina.
Ia menambahkan, menurut Washington, Ukraina secara independen harus memutuskan wilayah mana untuk diserang, atau untuk mereka kontrol. Pasukan Rusia sendiri tengah bergerak untuk merebut Bakhmuth, di mana pertempuran sengit tengah terjadi di kota itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mark Zuckerberg dan Elon Musk Terancam DipenjaraBos media sosial dapat dipenjara jika mereka gagal melindungi anak-anak dari bahaya online. Artinya ancaman ini juga tertuju kepada Mark Zuckerberg dan Elon Musk Twitter.
Baca lebih lajut »
Elon Musk Lelang Barang di Markas Twitter, Patung Logo Burung Laku Rp 1,5 MElon Musk dilaporkan, melelang barang-barang seperti furnitur, dekorasi, peralatan dapur dan lainnya dari markas Twitter di San Francisco.
Baca lebih lajut »
Nono, Siswa SD Asal Kupang yang Raih Juara 1 Kompetisi Matematika Dunia Idolakan Elon MuskNono mengaku sangat mengidolakan Elon Musk. Dia kerap melihat idolanya itu melalui tayangan di YouTube.
Baca lebih lajut »
Nono, Bocah Jenius Asal NTT Juara Dunia Matematika, Bercita-cita Jadi Elon MuskCaesar yang akrab disapa Nono peraih juara matematika dunia itu ternyata bercita-cita menjadi seperti Elon Musk.
Baca lebih lajut »
Bukti Twitter Ditinggalkan Pengiklan Saat Elon Musk MasukBanyak pengiklan akhirnya memotong pengeluaran perusahaannya untuk Twitter.
Baca lebih lajut »
AS Belum Siap Kirim Tank Abrams untuk UkrainaSeorang pejabat senior Pentagon, mengatakan saat ini Amerika Serikat (AS) belum siap untuk menyediakan tank-tank canggih Abrams untuk Ukraina, mereka beralasan kesulitan dalam pemeliharaan dan pelatihan.
Baca lebih lajut »