Ultimatum tersebut meminta karyawan untuk memilih resign atau bekerja dengan durasi lebih lama dari biasanya.
Usai email tersebut dikirim, karyawan diberi waktu untuk menjawab Iya atau Tidak. Email balasan juga ditunggu Elon Musk pada pukul 17.00 sore hari waktu setempat. Tawarannya, untuk karyawan yang memilih resign, akan diberikan kompensasi tiga bulan gaji.
Dilansir melalui Cnet.com, dari pemberitaan Wall Street Journal, ratusan karyawan telah menjawab Tidak. Artinya, mereka memutuskan untuk resign. Akibatnya, sistem Twitter dikabarkan sedang dalam keadaan kritis. Pasalnya, banyak dari karyawan tersebut merupakan tim IT dan teknisi backbone Twitter.Khawatir karyawannya akan berbuat macam-macam, Musk memerintahkan untuk menutup kantor. Keesokan harinya, karyawan yang memutuskan untuk tetap bekerja sama sekali tidak bisa masuk gedung.
Ini merupakan langkah baru dalam aksi korporasi yang dilakukan Twitter usai dibeli Elon Musk. Di bawah kendali orang terkaya di dunia itu, sebanyak 7500 krayawan kontrak Twitter, telah dipecat. Musk kemudian meminta karyawan untuk bekerja lebih lama dari jam kerja yang telah diatur. Lalu dia memecat petinggi dan
di C Level. Dia juga mengawasi pengembangan fitur-fitur baru, seperti pembaruan ke langganan Twitter Blue yang menyertakan verifikasi akun, yang menyebabkan banyak peniruan identitas, termasuk Musk sendiri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Diajak Kerja Keras oleh Elon Musk, Ratusan Karyawan Twitter Langsung KaburRatusan karyawan Twitter langsung memutuskan berhenti kerja setelah pemilik baru Twitter Elon Musk meminta karyawan untuk kerja keras. Ini makin memperpanjang jumlah...
Baca lebih lajut »
Respons Ultimatum Elon Musk, Ratusan Karyawan Twitter Pilih KeluarRatusan karyawan Twitter diperkirakan akan meninggalkan perusahaan media sosial berpengaruh itu, setelah mereka mendapat ultimatum dari bos baru Twitter Elon Musk.
Baca lebih lajut »
Twitter Ditinggalkan Banyak Karyawan, Elon Musk Tak Khawatir - Pikiran-Rakyat.comRatusan karyawan Twitter diperkirakan akan meninggalkan perusahaan menyusul ultimatum dari pemilik baru Elon Musk.
Baca lebih lajut »
Kantor Twitter Tutup Usai Ultimatum Elon Musk, Begini Isi Memo untuk KaryawannyaTwitter mengumumkan penutupan sementara kantornya setelah Elon Musk mengeluarkan ultimatum kepada karyawan.
Baca lebih lajut »
Elon Musk Segera Tunjuk Pimpinan Baru Twitter |Republika OnlineElon Musk tak ingin menghabiskan banyak waktunya untuk menangani Twitter.
Baca lebih lajut »