Ekonom Sebut E-Commerce Lebih Terjamin Ketimbang Social Commerce

Indonesia Berita Berita

Ekonom Sebut E-Commerce Lebih Terjamin Ketimbang Social Commerce
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 63%

Masyarakat Indonesia memang menaruh perhatian terhadap social commerce. Kendati demikian digital economy value tetap datang dari e-commerce. Simak pembahasannya:

Menurut Prani, social commerce memang cukup besar keberadaannya. Namun, nilai produk dan keamanan suatu produk lebih terjamin melalui e-commerce. Sehingga jika pembeli tidak merasa cukup aman dengan belanja di social commerce, maka pembeli akan memilih belanja melalui e-commerce dan akhirnya membentuk kompetisi menciptakan segmen produk tertentu.

Apalagi e-commerce memiliki segmentasi yang lebih terjamin karena ekosistemnya lebih terintegrasi seperti gudang dan logistiknya. Hal ini berbeda dengan social commerce karena bukan bagian bisnis utamanya. Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina Asosiasi Commerce Indonesia , Rudiantara juga sepakat mengenai soal social commerce yang tersegmentasi dari sisi pasar dan jenis produk. Tapi menurutnya penjualan melalui e-commerce tidak terganggu dengan adanya social commerce. Sebab, e-commerce besar seperti yang disebutkannya telah memiliki Total Processing Value di atas USD 1 juta setiap bulannya.

"Ini seperti tahun 2016, di mana ada orang beli barang pakai Facebook, jualan lewat Facebook, tidak mengganggu e-commerce seperti Tokopedia, BukaLapak," tandasnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikfinance /  🏆 18. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Badai PHK Belum Usai, Sejumlah Perusahaan E-Commerce di Indonesia Kompak Umumkan Pemecatan Karyawan - Tribunnews.comBadai PHK Belum Usai, Sejumlah Perusahaan E-Commerce di Indonesia Kompak Umumkan Pemecatan Karyawan - Tribunnews.comBadai PHK Belum Usai, Sejumlah Perusahaan E-Commerce di Indonesia Kompak Umumkan Pemecatan Karyawan via tribunnews
Baca lebih lajut »

Di Perayaan Imlek 2023, Jokowi Minta Masyarakat Bersyukur Indonesia Keluar dari PandemiDi Perayaan Imlek 2023, Jokowi Minta Masyarakat Bersyukur Indonesia Keluar dari PandemiPresiden Joko Widodo, mengingatkan kepada masyarakat, untuk tetap selalu bersyukur karena Indonesia telah berhasil melalui 2 tahun dalam kungkungan masa pandemi COVID-19.
Baca lebih lajut »

Viral Konten Mandi Lumpur, Sandiaga: Jangan Eksploitasi Kedermawanan Masyarakat IndonesiaViral Konten Mandi Lumpur, Sandiaga: Jangan Eksploitasi Kedermawanan Masyarakat IndonesiaViral Konten Mandi Lumpur, Sandiaga: Jangan Eksploitasi Kedermawanan Masyarakat Indonesia TempoBisnis
Baca lebih lajut »

Dulu Malu, Sinta dan Jojo Kini Bangga Lihat Video Lipsync Keong RacunDulu Malu, Sinta dan Jojo Kini Bangga Lihat Video Lipsync Keong RacunTanpa disangka, video lipsync Keong Racun itu membuat nama Sinta dan Jojo dikenal masyarakat Indonesia.
Baca lebih lajut »

Haul Guru Sekumpul Dorong Peningkatan Kunjungan Wisata |Republika OnlineHaul Guru Sekumpul Dorong Peningkatan Kunjungan Wisata |Republika OnlineGuru Sekumpul merupakan teladan dan kebanggaan masyarakat Indonesia.
Baca lebih lajut »

Keistimewaan Menikah di Bulan RajabKeistimewaan Menikah di Bulan RajabMenikah di Bulan Rajab banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:41:06