“Peran bank Himbara sebagai katalisator pemulihan ekonomi nasional dikaitkan dengan kontribusi bank Himbara dalam penyaluran kredit UMKM yang mencapai sekitar 60% dari total kredit UMKM.”
OTORITAS Jasa Keuangan telah meyakinkan Himpunan Bank Milik Negara dan industri jasa keuangan lainnya telah siap menjadi katalisator bagi percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional .
Sementara itu sektor ekonomi UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia serta lebih dari 90% pada penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ekonom Indef Usulkan Peleburan Kemenko, Airlangga atau Luhut Bisa TersingkirEkonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudistira berbicara soal peleburan dua kementerian koordinator reshufflekabinet
Baca lebih lajut »
Berimplikasi ke Dunia Usaha, Ekonom INDEF: Urusan Resuffle Jangan Dibuat MengambangEkomon dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudistira menunggu keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan reshuffle. reshufflekabinet
Baca lebih lajut »
Ekonom M Chatib Basri: Fokuskan Stimulus Fiskal ke Sektor Kesehatan - Tribunnews.comSaat ini perbankan masih enggan salurkan pinjaman baru karena credit trust yang rendah ke sektor riil
Baca lebih lajut »
Pelonggaran PSBB, Stimulus Himbara Bantu Bisnis Pulih KembaliEmpat Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sudah siap membantu pemulihan ekonomi lewat penyaluran kredit dan modal usaha kerja bagi pengusaha.
Baca lebih lajut »
Himbara Siap Jadi Katalisator Pemulihan EkonomiHimpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan industri jasa keuangan lainnya menegaskan kesiapan mereka untuk menjadi katalisator bagi percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Baca lebih lajut »
Himbara Siap Jadi Katalisator Pemulihan EkonomiHimpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan industri jasa keuangan lainnya menegaskan kesiapan mereka untuk menjadi katalisator bagi percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Baca lebih lajut »