Ekonom Jelaskan Perbedaan Mendasar Bangkrutnya SVB pada 2008 dan Saat Ini |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Ekonom Jelaskan Perbedaan Mendasar Bangkrutnya SVB pada 2008 dan Saat Ini |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 72 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 63%

SVB kolaps karena terlalu banyak membiayai startup.

Menanggapi hal ini, Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manile menilai, terdapat perbedaan mendasar yang menjadi penyebab kerugian yang dialami SVB saat ini dengan krisis keuangan pada 2008."Kalau kita lihat dari kasus SVB saat ini karena lebih banyak membiayai perusahaan teknologi dan saya kira ada juga faktor darisubprime mortage

2008 lebih banyak disebabkan oleh tidak lancarnya pembayaran dari pembiayaan perumahan di AS. Bahkan, yang memperparah keadaan saat itu adalah banyaknya dana yang ditempatkan pada instrumen investasi yang berisiko tinggi dan berkaitan antara pasar keuangan global.Yusuf melanjutkan, untuk saat ini , dampak yang mungkin akan dialami global bahkan di Indonesia menurutnya lebih ke pasar keuangan secara sentimen. Karena kekhawatiran dari kolapsnya SVB akan melebar di AS.

"Saya kira pengaruhnya ke pasar keuangan, terutama pengaruh sifatnya destruktif, ke Amerika Serikat relatif kecil," tuturnya. Diketahui, saham SVB sudah dihentikan pada Jumat lalu. Sedangkan saham bank menengah AS lainnya semakin rugi besar akhir-akhir ini. Indeks bank regional S&P 500 turun 4,3 persen, membawa kerugiannya pekan ini menjadi 18 persen atau terburuk sejak 2009. Lalu berbagai bank AS telah kehilangan 100 miliar dolar AS lebih nilai pasar saham dalam dua hari. Sementara beberapa bank Eropa kehilangan sekitar 50 miliar dolar AS.

Krisis SVB terjadi ketika Federal Reserve AS , terkunci dalam pertempuran melawan inflasi, menaikkan suku bunga, dan mengakhiri era uang murah. Di sisi lain, kekhawatiran investor tentang kenaikan suku bunga yang agresif dalam pertemuan The Fed berikutnya pada akhir bulan ini mereda pada Jumat, berkat tanda-tanda penurunan pertumbuhan upah dalam laporan pekerjaan Februari.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bank Raksasa SVB Kolaps dalam 48 Jam, Krisis 2008 Terulang?Bank Raksasa SVB Kolaps dalam 48 Jam, Krisis 2008 Terulang?Silicon Valley Bank (SVB) kolaps pada Jumat (10/3/2023).
Baca lebih lajut »

Krisis 2008 Bisa Terulang Karena SVB, RI Mesti WaspadaKrisis 2008 Bisa Terulang Karena SVB, RI Mesti WaspadaKekhawatiran terulangnya Krisis Financial Global 2008/2009 muncul setelah Silicon Valley Bank (SVB) kolaps pada Jumat (10/3/2023).
Baca lebih lajut »

6 Poin Penting dari Jatuhnya Bank Raksasa SVB dalam 48 Jam6 Poin Penting dari Jatuhnya Bank Raksasa SVB dalam 48 JamSilicon Valley Bank (SVB) kolaps pada Jumat (10/3/2023) dan mengguncang pasar keuangan Amerika Serikat (AS).
Baca lebih lajut »

Investor Minta Janet Yellen & Jerome Powell Selamatkan SVBInvestor Minta Janet Yellen & Jerome Powell Selamatkan SVBFederal Deposit Insurance Corporation (FDIC) akan menanggung simpanan hingga US$ 250.000 per deposan di SVB.
Baca lebih lajut »

Silicon Valley Bank (SVB) Bangkrut, Menkeu AS Turun TanganSilicon Valley Bank (SVB) Bangkrut, Menkeu AS Turun TanganRegulator AS bergegas menyita aset Silicon Valley Bank (SVB) pada hari Jumat (10/3/2023) setelah menyatakan SVB bangkrut.
Baca lebih lajut »

Kronologi Silicon Valley Bank (SVB) Bangkrut dan Disegel OJK ASKronologi Silicon Valley Bank (SVB) Bangkrut dan Disegel OJK ASSilicon Valley Bank (SVB) ditutup oleh otoritas berwenang California, Amerika Serikat (AS) Jumat (10/3/2023), waktu setempat, setelah dinyatakan bangkrut.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 14:18:08