Editorial: Salah Kaprah Subsidi Biosolar B30

Indonesia Berita Berita

Editorial: Salah Kaprah Subsidi Biosolar B30
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 temponewsroom
  • ⏱ Reading Time:
  • 41 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Bioenergi Jangan Bikin Rugi

PANDEMI Covid-19 ternyata menjadi mantra sakti untuk keperluan apa pun. Lewat program Pemulihan Ekonomi Nasional, pemerintah mengucurkan Rp 2,78 triliun ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit . Dana itu untuk menutup defisit perusahaan produsen bahan bakar nabati buat pengadaan bahan bakar minyak solar jenis B30. Biosolar B30 diproduksi dengan kombinasi 70 persen minyak solar dan 30 persen BBN.

Selama ini, selisih ditutup oleh BPDPKS. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu Badan Pemeriksa Keuangan, pada 2015-2017, BPDPKS menyubsidi program biosolar B30 sebesar Rp 21,7 triliun atau 96,8 persen dari total dana yang disalurkannya. Sisanya untuk peremajaan perkebunan sawit rakyat. Padahal program B30 ini tidak ada dalam daftar penerima dana dari BPDPKS.

Belakangan, BPDPKS kelimpungan karena anjloknya harga minyak memicu penurunan harga indeks pasar solar. Selisihnya dengan HIP biodiesel Rp 8.352 makin menganga. Akibatnya, biaya yang harus mereka salurkan ke produsen BBN membengkak. Masalah BPDPKS bertambah karena hampir setahun terakhir mereka tidak mendapat pemasukan lantaran harga minyak sawit mentah yang sedang turun tidak memenuhi batas pemungutan ekspor.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

temponewsroom /  🏆 13. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Babak-Belur BPDPKS Akibat Program B30 Tak Lagi EkonomisBabak-Belur BPDPKS Akibat Program B30 Tak Lagi EkonomisPemerintah memutuskan menyuntik Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit sebesar Rp 2,78 triliun karena kebutuhan biaya subsidi dalam program B30 meningkat. Kebijakan ini dianggap hanya menguntungkan raksasa sawit pemasok biodiesel.
Baca lebih lajut »

Kucurkan Rp 1,02 T, Sri Mulyani Bakal Pantau Dana Pilkada Agar Tak Tumpang TindihKucurkan Rp 1,02 T, Sri Mulyani Bakal Pantau Dana Pilkada Agar Tak Tumpang TindihMenteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah membahas rasionalisasi anggaran pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.
Baca lebih lajut »

Perludem: Pencairan Dana Tambahan Pilkada Rp 1,02 Triliun Harus DikawalPerludem: Pencairan Dana Tambahan Pilkada Rp 1,02 Triliun Harus DikawalPengawasan harus dilakukan mulai dari teknis pencairan dana hingga distribusinya ke penyelenggara pemilu daerah.
Baca lebih lajut »

Dana White: Semoga Penembak Texas Bukan Petarung UFCDana White: Semoga Penembak Texas Bukan Petarung UFCBos UFC Dana White berharap penembak di Texas yang melukai delapan orang bukanlah petarungnya.
Baca lebih lajut »

UMKM Butuh Akses Dana dan Pasar untuk Bertahan di Masa KrisisUMKM Butuh Akses Dana dan Pasar untuk Bertahan di Masa KrisisDalam masa pandemi COVID-19 kali ini sektor Koperasi dan UMKM terpukul cukup dalam. Karenanya, pemerintah akan kembali mendorong peran koperasi dan UMKM UMKM
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 08:57:58