Menteri KKP Edhy Prabowo menegaskan sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia.
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia.
Kemudian energi dan sumber daya mineral USD 210 miliar, pariwisata USD 60 miiar, transportasi USD 30 miliar, industri dan jasa maritim USD 200 miliar, coastal forestry USD 8 miliar, sumber daya wilayah pulau-pulau kecil USD 120 miliar, dan sumber daya non konvensional USD 200 miliar. ** Saksikan"Berani Berubah" di Liputan6 Pagi SCTV setiap Senin pukul 05.30 WIB, mulai 10 Agustus 2020
"Di sektor perikanan tangkap, salah satunya adalah perizinan yang bertele-tele 14 hari sekarang ijlzin kapal di Indonesia 30 GT ke atas, cukup satu jam melalui sistem online ," urainya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Edhy Prabowo: Sistem Resi Gudang Perikanan Siap Dilakukan di 15 Cold StorageEdhy Prabowo mengatakan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk produk kelautan dan perikanan siap dilakukan di 15 cold storage atau gudang pendingin yang tersebar di berbagai kawasan pesisir di Republik Indonesia. edhyprabowo kkp
Baca lebih lajut »
Mumpung Mahal Bos! Menteri Edhy Minta Produksi Udang DigenjotMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong produksi udang yang setahun belum mencapai 1 juta ton, jauh dari kebutuhan...
Baca lebih lajut »
Edhy Prabowo: Sistem Resi Gudang Perikanan Siap Dilakukan di 15 Cold StorageEdhy Prabowo mengatakan Sistem Resi Gudang (SRG) untuk produk kelautan dan perikanan siap dilakukan di 15 cold storage atau gudang pendingin yang tersebar di berbagai kawasan pesisir di Republik Indonesia. edhyprabowo kkp
Baca lebih lajut »
Mumpung Mahal Bos! Menteri Edhy Minta Produksi Udang DigenjotMenteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong produksi udang yang setahun belum mencapai 1 juta ton, jauh dari kebutuhan...
Baca lebih lajut »