Salah satu perusahaan asal AS yang menyediakan ruang kerja bersama, WeWork dilaporkan akan memutuskan hubungan kerja sebanyak 2.000 orang karyawan.
- Salah satu perusahaan asal Amerika Serikat yang menyediakan ruang kerja bersama, WeWork dilaporkan akan memutuskan hubungan kerja sebanyak 2.000 orang karyawan.
Dia mengatakan ada sekitar 15.000 orang pegawai yang akan di PHK. Selentingan kabar ini mulai tercium sejak September lalu. Memang, perusahaan juga sedang berupaya meningkatkan kinerja keuangan dengan pemangkasan ini.Pegawai juga menyebut ada sejumlah pekerjaan yang diselesaikan secara cepat dan penundaan proyek kerja sama.
Padahal bulan lalu, perusahaan menyampaikan rencana untuk go public. Prospektus initial public offering yang dinantikan sejak Agustus mencantumkan kerugian besar yang dialami WeWork hingga US$ 900 juta dalam 6 bulan pertama tahun ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gelombang PHK Masih Berlanjut di Pelopor Taksi OnlinePerusahaan yang dikenal sebagai pelopor taksi online kembali melakukan PHK. Hal ini suda yang ketiga kalinya dilakukan dalam setahun belakang. TaksiOnline PHK via detikinet
Baca lebih lajut »
Jumlah Kasus Diare di Flores Timur MeningkatMulai minggu epidemiologi pertama hingga minggu epidemiologi ke-41, tercatat sebanyak 1186 kasus diare saat ini.
Baca lebih lajut »
BPJS Ketenagakerjaan siapkan pelatihan pekerja ter-PHK, ini syaratnyaBPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur siap memberikan pelatihan kepada tenaga kerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan menggandeng ...
Baca lebih lajut »
Mengaku Mencuri Mainan, Kisah Anak yang Minta Dihukum Pegawai Toko Ini ViralAnak ini kembali ke toko setelah mencuri mainan dan meminta hukuman pada pegawai toko.
Baca lebih lajut »
[POPULER OTOMOTIF] Harga Jimny Bekas Tembus Rp 500 Juta | Daihatsu Rela Sigra Jadi TaksiBerikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Minggu 13 Oktober 2019.
Baca lebih lajut »