Duh, Proyek Raksasa RI Ini Masih Kena Imbas Sanksi Eropa

Indonesia Berita Berita

Duh, Proyek Raksasa RI Ini Masih Kena Imbas Sanksi Eropa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 57 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 74%

Proyek Blok Tuna terimbas sanksi Uni Eropa karena salah satu perusahaan yang memiliki hak partisipasinya berasal dari Rusia, yakni Zarubezhneft.

"Memang terganggu tapi Rusia masih ada di sana. Terus kita gimana mutusinnya siapa yang lanjutin? Kita juga harus realistis siapa tau baikan lagi kadang-kadang musuhan, musuhan nya seru berteman nya juga seru," ungkap Arifin saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, dikutip Senin .

Sebelumnya, perusahaan induk dari Premier Oil, yakni Harbour Energy mengungkapkan pemerintah Indonesia sejatinya telah memberikan persetujuan untuk POD Lapangan Tuna pada Desember 2022 lalu. Namun demikian, pengembangan yang dilakukan bersama mitra asal Rusia yakni Zarubezhneft terganjal sanksi dari Uni Eropa dan Pemerintah Inggris.

"Pemerintah menyetujui rencana pengembangan lapangan Tuna di Desember. Namun, kemajuan lebih lanjut dipengaruhi oleh sanksi UE dan Inggris yang membatasi kemampuan kami sebagai operator untuk menyediakan layanan tertentu kepada mitra Rusia kami di Lapangan Tuna," ujar perusahaan dalam laporan tahunannya dikutip Senin .Saat ini perusahaan tengah melakukan koordinasi dengan mitra terkait untuk mencapai solusi yang memungkinkan agar proyek ini dapat segera jalan.

Untuk diketahui, pada 2020 lalu, Premier Oil Tuna B.V. telah mendapatkan partner untuk mengelola Blok Tuna yakni dengan Zarubezhneft. Zarubezhneft sendiri merupakan perusahaan migas milik pemerintah Rusia yang dilaporkan mengakuisisi 50% hak partisipasi Blok Tuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Proyek Migas yang Libatkan Rusia Terganggu, Ini Kata Menteri ESDMProyek Migas yang Libatkan Rusia Terganggu, Ini Kata Menteri ESDMSalah satu proyek migas yang kena imbas perang Rusia-Ukraina ialah Blok Tuna.
Baca lebih lajut »

Luhut Blak-blakan Soal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya yang Kemungkinan Gandeng Cina LagiMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kemungkinan Indonesia kembali menggandeng Cina dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Sebab Luhut menilai Cina adalah negara yang memiliki potensi terbesar dalam proyek ini.
Baca lebih lajut »

Proyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Jadi Kilang Modern Ramah LingkunganProyek RDMP Kilang Pertamina Balikpapan Jadi Kilang Modern Ramah LingkunganProyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan akan menjadi kilang ramah lingkungan, karena dapat menurunkan emisi gas buang yang signifikan dari efisiensi energi untuk operasi dan produk yang nanti akan dihasilkan.
Baca lebih lajut »

Pertamina Disuntik Dana US$ 3,1 M untuk Proyek RDMP Kilang BalikpapanPertamina Disuntik Dana US$ 3,1 M untuk Proyek RDMP Kilang BalikpapanPertamina berhasil mendapatkan dukungan pendanaan sekitar US$ 3,1 miliar yang memungkinkan Pertamina menyelesaikan pengembangan proyek RDMP Kilang Balikpapan.
Baca lebih lajut »

Bidik RI, Perusahaan AS Mau Garap Proyek Energi Rp 7,5 TriliunBidik RI, Perusahaan AS Mau Garap Proyek Energi Rp 7,5 TriliunPerusahaan asal Amerika Serikat (AS) akan investasi Rp 7,5 triliun di Indonesia. Targetnya sektor energi baru terbarukan.
Baca lebih lajut »

Pemerintah dorong swasta terlibat dalam Proyek Strategis NasionalPemerintah dorong swasta terlibat dalam Proyek Strategis NasionalPemerintah mendorong pelaku swasta untuk terlibat dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk yang sedang dikembangkan di Jawa ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 05:55:53