Google Play Store mendapat kritikan karena banyaknya aplikasi jahat yang bersarang di dalamnya.
Padahal Google Play Store digadang-gadang jadi toko aplikasi aman karena resmi dari Google, si empunya Android.
Sangat mengkhawatirkan, karena hal ini mengindikasikan bahwa Google membutuhkan peneliti pihak ketiga untuk menunjukkan aplikasi yang berbahaya. Sementara, 57 aplikasi mengandung iklan tersembunyi , 24 aplikasi berkedok langganan SMS premium , sampai ke 15 aplikasi ternyata merupakan aplikasi palsu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Google Play Music Akan Raib dari Android, Ini GantinyaSebelumnya, Youtube Music perlu diunduh secara terpisah dari Google Play.
Baca lebih lajut »
Google Rilis Android 10 Versi Memori 'Minimalis'Google meluncurkan Android 10 Go, sistem operasi ringan untuk perangkat ponsel yang memiliki kapasitas memori 'minimalis' dengan RAM kurang dari 1,5 GB.
Baca lebih lajut »
Rinjani Masuk Daftar 10 Destinasi Wisata Paling Dicari di GoogleGunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, masuk dalam 10 besar tempat wisata terpopuler yang paling dicari melalui mesin pencari Google.
Baca lebih lajut »
Google Doodle Rayakan Hari BatikGoogle merayakan Hari Batik dengan Google Doodle.
Baca lebih lajut »
Gunung Rinjani Masuk 10 Jajaran Wisata Terpopuler di GoogleGoogle Trends perlihatkan Rinjani termasuk 10 besar tempat wisata populer.
Baca lebih lajut »