Kejaksaan Agung mempertanyakan pernyataan Indonesia Corruption Watch ihwal tudingan jika kebakaran yang melanda Gedung Utama dilakukan untuk menghilangkan barang bukti atau berkas perkara. kebakarankejagung
TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung mempertanyakan pernyataan Indonesia Corruption Watch ihwal tudingan jika kebakaran yang melanda Gedung Utama dilakukan untuk menghilangkan barang bukti atau berkas perkara.'Curiga boleh saja, tapi harus ada dasarnya.
Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada 22 Agustus 2020 malam sekitar pukul 19.10 WIB. Sebanyak 65 mobil pemadam dikerahkan untuk meredam kobaran api.Gedung yang terbakar merupakan kantor Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Pembinaan, Intelijen, dan Biro Kepegawaian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jaksa Agung Ikut Pantau Proses Pemadaman Kebakaran Kejaksaan AgungJaksa Agung Sanitiar Burhanuddin ikut memantau proses pemadaman kebakaran besar yang melahap gedung Kejaksaan Agung pada Sabtu (23/8) malam.
Baca lebih lajut »
Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan Minta Kejagung Lakukan Sejumlah Hal IniKejagung dinilai perlu secepatnya mencari back up dokumen yang musnah dan tidak lupa merelokasi tempat kerja para pegawai yang saat ini tidak bisa digunakan | KejaksaanAgung
Baca lebih lajut »
Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Tidak Ganggu Operasional KejaksaanKejaksaan Agung memastikan, kebakaran yang terjadi di gedung utama Kejagung tidak akan sampai mengganggu operasional institusi kejaksaan.
Baca lebih lajut »
Kejaksaan Agung Terbakar: Dugaan Kelalaian Hingga SabotaseDugaan sabotase hingga kelalaian manajemen gedung mewarnai insiden kebakaran hebat gedung Kejaksaan Agung.
Baca lebih lajut »
Kebakaran Besar Hanguskan Gedung Kejaksaan Agung di JakartaKebakaran di gedung Kejaksaan Agung terjadi pada pukul 19.10, saat ini api masih terus menghabiskan gedung korps Adhyaksa itu.
Baca lebih lajut »