Pendiri LSI Denny JA mengatakan, berdasarkan simulasi pasangan calon presiden-calon wakil presiden, hasilnya Prabowo-Ganjar unggul telak dari pasangan Anies-Muhaimin.
Baca Juga :"Hasilnya Prabowo dan Ganjar memperoleh dukungan 64,9 persen. Sementara Anies dan Muhaimin mendapat suara 16,6 persen," kata Denny dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 21 September 2023.
Meski kemenangan tersebut masih terbilang besar, selisih kemenangannya di bawah 40 persen; sementara jika Prabowo yang menjadi capres, selisih kemenangannya melampaui 40 persen. "PDIP, misalnya, pasti merasa sebagai partai yang terbesar. Partai ini tak ikhlas jika calonnya, kadernya, petugas partainya, hanya menjadi cawapres saja. Apalagi jika PDIP yakin Ganjar akan mengalahkan Prabowo di putaran kedua," ujarnya.
"Ada pameo terkenal di dunia politik: kecuali mengubah lelaki menjadi perempuan dan mengubah perempuan menjadi laki-laki, politik praktis bisa mengubah apa pun. Itu juga termasuk bisa mengubah siapa pun yang akhirnya menjadi capres dan cawapres," pungkas dia.