Setelah mendapatkan podium ketiga di MotoGP Spanyol, pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengalami penurunan performa di dua seri berikutnya.
TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengatakan masih beradaptasi dengan ban belakang baru Michelin. Menurut dia, ban itu menghasilkan cengkeraman tambahan yang menghentikannya hingga menggeser motor saat menikung seperti biasa, dan mendorong bagian depan saat pengereman.'Yang pasti. Motornya tidak terlalu berbeda, GP19 dan 20 sangat mirip. Tapi, bukan itu intinya, terlalu mudah untuk menjadi seperti itu.
Dovizioso menambahkan bahwa perubahan gaya pengereman tidak menghasilkan keuntungan apa pun. Menurut dia, perbaikan harus datang dari set-up, meskipun Ducati telah menggunakan solusi tersebut tiga tahun sebelumnya. 'Saya pikir dengan sedikit perbedaan dalam gaya saya, saya dapat meningkatkan banyak situasi, tetapi tidak seperti ini dan saya pikir saya membutuhkan lebih banyak bantuan dari set-up,' lanjutnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ducati Terpuruk, Petrucci Heran Zarco Podium di MotoGP CekoPembalap Ducati Danilo Petrucci bingung dengan prestasi Johann Zarco dari Avintia Racing yang meraih podium ketiga di MotoGP Ceko 2020.
Baca lebih lajut »
Kemarin, Sepeda Lipat Ducati Hingga Rekor Baru Blackpink |Republika OnlineVideo musik Blackpink di Youtube tembus 400 juta viewer.
Baca lebih lajut »
Tampilan Keren Sepeda Lipat Listrik Keluaran DucatiDucati bersama MT Distribution mengeluarkan sepeda lipat listrik dengan tiga varian yang dirancang tetap tampil gaya dan kenyamanan bagi penggunanya. ducati sepeda
Baca lebih lajut »
Bertenaga Listrik, Begini Tampilan Sepeda Lipat DucatiDikutip dari laman resmi Ducati, Minggu, e-bike lipat dirancang untuk mereka yang ingin berkeliling kota tanpa mengurangi gaya dan kenyamanan. ebike sepeda ducati sepedalipat sepedalistrik
Baca lebih lajut »
Andrea Pirlo: Saya Sudah Siap Melatih JuventusAndrea Pirlo sudah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Juventus. Il Professore sudah siap menanggung tekanan melatih tim sekelas The Old Lady.
Baca lebih lajut »