Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang terjalin sejak 1958 kini telah memasuki fase baru dalam menghadapi tantangan global.
Bisnis.com, JAKARTA — Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang telah terjalin erat sejak 1958. Kini, di usia 65 tahun hubungan diplomatik kedua negara memasuki fase untuk turut membantu menyelesaikan berbagai tantangan dunia.
Di tengah perlambatan ekonomi global dan pemulihan yang terus berlanjut, keduanya kian mempererat kerja sama perdagangan dan investasi. Guna mengetahui lebih lanjut mengenai penguatan kerja sama kedua negara, Bisnis berkesempatan mewawancarai Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji, belum lama ini. Berikut petikannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Risikonya Ngeri Ubah Rp1.000 Jadi Rp1, Hati-hati Bos BI!Hati-hati, redenominasi punya efek inflasi.
Baca lebih lajut »
Jokowi Ingatkan Prabowo Cs: Hati-hati Beli Barang!Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung pembelian barang di Kementerian Pertahanan, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kejaksaan Agung.
Baca lebih lajut »
Sidang Mario Dandy, Hakim Peringatkan Amanda Tak Buat Surat Sakit Palsu: Hati-hatiMantan kekasih Mario Dandy menjadi saksi dalam persidangan kasus penganiayaan terhadap David Ozora, hari ini.
Baca lebih lajut »
Hati-Hati Riya, Ini Hukum Pamer Haji dan Umrah di MedsosKesempatan ibadah di Tanah Suci jangan sampai menjadi sia-sia. Ulama kharismatik Ustadz Adi Hidayat mengungkap perkara yang dapat mengakibatkan ibadah haji atau umrahnya batal, yaitu riya.
Baca lebih lajut »
Obesitas saat Hamil Tingkatkan Risiko Keguguran, Hati-Hati!Obesitas saat hamil adalah hal yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan di masa kehamilan.
Baca lebih lajut »
Secara Hati-Hati, Polisi Periksa Saksi Perundungan Siswa SD: Libatkan Anak di Bawah UmurSeorang siswa Sekolah Dasar di Kota Medan, Sumatera Utara meninggal dunia diduga akibat mengalami perundungan pada 27 Juni lalu.
Baca lebih lajut »