Dua Calon Emiten Tetapkan Harga Saham Perdana

Indonesia Berita Berita

Dua Calon Emiten Tetapkan Harga Saham Perdana
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 65 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 70%

Dua calon emiten Bursa Efek Indonesia, yakni PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk, telah menetapkan kisaran harga saham dan menjelaskan tujuan penjualan saham ke publik. Ekonomi AdadiKompas Kompas58

pencatatan di Bursa Efek Indonesia. Dari 45 perusahaan itu, 6 perusahaan di antaranya memiliki aset di bawah Rp 50 miliar, 26 perusahaan dengan aset menengah atau antara Rp 50 miliar dan Rp 250 miliar, serta 13 perusahaan dengan aset di atas Rp 250 miliar.pencatatan di Bursa Efek Indonesia.

“Hingga 23 Juni 2023 telah tercatat 44 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana yang dihimpun Rp 33,9 triliun,” jelas Yetna.yang masuk bursa pada paruh pertama tersebut ada beberapa emiten yang harga sahamnya melesat. PT Pelita Teknologi Global Tbk yang dicatatkan pada 8 Februari 2023, misalnya, hingga akhir Juni ini harga sahamnya naik hingga 755 persen. Harga perdana saham Pelita Teknologi Global Rp 160 per saham dan pada Senin harga sahamnya sudah mencapai Rp 1.365 per saham.

Emiten lain, yakni PT Hatten Wine Bali Tbk mencatatkan saham pada harga Rp 129 per saham dan saat ini harga sahamnya sudah mencapai Rp 640 per saham atau naik sekitar 380 persen. Sementara saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk ditawarkan dengan harga perdana Rp 220 per saham, saat ini harganya mencapai Rp 805 per saham atau naik sekitar 265 persen.Pada pekan ini, pasar saham hanya beroperasi dalam dua hari perdagangan.

Pekan lalu, investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 1,42 triliun. Adapun saham yang dilepaskan antara lain adalah saham PT Telkom Indonesia Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank BRI Tbk. “Dengan penjualan tersebut, sejak awal tahun pembelian bersih investor asing berkurang dari Rp 13,36 triliun menjadi Rp 11,94 triliun,” kata Mino.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dua Kali Mau Balapan, Dua Kali Marc Marquez Mundur DuluanDua Kali Mau Balapan, Dua Kali Marc Marquez Mundur DuluanNahas buat Marc Marquez. Sudah dua kali berturut, rider Honda itu mundur dari MotoGP saat jelang balapan yang kini di MotoGP Belanda 2023.
Baca lebih lajut »

Masih Dua Bulan Lagi, Ternyata Dua Negara ini Sudah Pantau Kesiapan Piala Dunia Basket di IndonesiaMasih Dua Bulan Lagi, Ternyata Dua Negara ini Sudah Pantau Kesiapan Piala Dunia Basket di IndonesiaSekretaris Jenderal LOC FIBA World Cup 2023, Junas Miradiarsyah memastikan panitia penyelenggara telah siap untuk menyambut delapan tim peserta Piala Dunia Basket 2023.
Baca lebih lajut »

BMKG: Waspadai gelombang laut hingga dua meter di Kuta-Nusa DuaBMKG: Waspadai gelombang laut hingga dua meter di Kuta-Nusa DuaBMKG Wilayah III Denpasar meminta nelayan, wisatawan, dan pelaku wisata bahari agar mewaspadai potensi gelombang laut hingga dua meter di perairan Kuta dan Nusa Dua, Bali.
Baca lebih lajut »

Emiten Cinta Laura (OASA) Caplok Saham Indoplas Makmur Lestari Rp160 MiliarEmiten Cinta Laura (OASA) Caplok Saham Indoplas Makmur Lestari Rp160 MiliarEmiten Cinta Laura, PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) mengakuisisi saham PT Indoplas Makmur Lestari.
Baca lebih lajut »

Ada 45 Perusahaan Masuk Antrean IPO 2023, Ini DetailnyaAda 45 Perusahaan Masuk Antrean IPO 2023, Ini DetailnyaBursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 45 perusahaan calon emiten yang antre untuk melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) tahun ini.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 19:08:27