DPRD Kalsel: Pemberlakuan New Normal Harus Lewat Kajian |Republika Online

Indonesia Berita Berita

DPRD Kalsel: Pemberlakuan New Normal Harus Lewat Kajian |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Anggota DPRD Kalsel sebut pemberlakuan PSBB tidak matang

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Supian HK meminta, penerapan normal baru atau sebuah pola hidup baru setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar harus dengan kajian yang betul-betul matang. "Kita tidak ingin penerapan normal baru justru keadaan semakin buruk atau parah daripada pemberlakuan PSBB," ujar wakil rakyat yang bergelar sarjana hukum, magister hukum serta mendapat gelar doktor kehormatan itu di Banjarmasin, Rabu .

Oleh sebab itu, Gubernur/pemerintah provinsi atau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalsel juga harus betul-betul mencermati dengan seksama terhadap daerah kabupaten/kota yang mau menerapkan normal baru."Kita tentu tidak ingin kegagalan terulang, karena yang menjadi korban masyarakat banyak, baik secara material atau sosial ekonomi maupun psikologi sosial," kata wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara , Balangan dan Kabupaten Tabalong itu.

"Kalau berdasarkan hasil kajian belum siap betul, maka saya kira kita tidak perlu gegabah atau ikut-ikutan menerapkan normal baru. Biar bersabar hingga keadaan memungkinkan untuk menerapkan normal baru demi kehidupan masyarakat yang lebih nyaman," demikian Supian HK. Selain itu, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala yang pemberlakuan atau mengakhiri PSBB secara bersamaan sejak 16 Mei 2020 sampai 29 Mei lalu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gubernur: Kalsel Sedang Siapkan Pelaksanaan |em|New Normal|/em| |Republika OnlineGubernur: Kalsel Sedang Siapkan Pelaksanaan |em|New Normal|/em| |Republika OnlineGubernur Kalsel menyebut protokol ketat tetap dilaksanakans aat New Normal
Baca lebih lajut »

Longsor Tambang Emas di Kalsel, 5 Penambang Tewas TertimbunLongsor Tambang Emas di Kalsel, 5 Penambang Tewas TertimbunTambang emas di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Senin (1/6/2020) pagi longsor.
Baca lebih lajut »

Polda Kalsel Dalami Jaringan Terorisme Penyerang Polsek Daha SelatanPolda Kalsel Dalami Jaringan Terorisme Penyerang Polsek Daha SelatanPolda Kalsel terus mengusut kasus penyerangan yang diduga dilakukan seorang simpatisan ISIS di Mapolsek Daha Selatan. Mapolsekdiserang
Baca lebih lajut »

Medan Berat Sulitkan Proses Evakuasi Petambang Emas di Kalsel yang Tertimbun LongsorMedan Berat Sulitkan Proses Evakuasi Petambang Emas di Kalsel yang Tertimbun LongsorSatu dari enam petambang emas di lokasi tambang Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalsel masih belum ditemukan.
Baca lebih lajut »

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Juni 2020Berikut ini update data kasus Covid-19 untuk provinsi Jatim, DIY, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalbar, Kalsel.
Baca lebih lajut »

Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Ke Polisi yang Lumpuhkan Pelaku Penyerangan Mapolsek di KalselKapolri Beri Kenaikan Pangkat Ke Polisi yang Lumpuhkan Pelaku Penyerangan Mapolsek di KalselPelaku menyerang Mapolsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan, Senin (1\/6\/2020) subuh, dengan samurai.\n
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 01:39:40