DPR RI mendesak Kemlu dan Kemhan melakukan investigasi terkait dugaan tiga BUMN memasok atau menjual senjata ke junta militer Myanmar.
- Pihak DPR RI mendesak Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan melakukan investigasi terkait dugaan tiga BUMN memasok atau menjual senjata secara ilegal ke junta militer Myanmar.Menurut Bobby, dugaan tiga BUMN pasok senjata ke junta militer Myanmar itu adalah tuduhan yang serius.
"Sepengetahuan kami, ekspor senjata oleh BUMN kita adalah tahun 2020 untuk ke Myanmar dan itu adalah sebelum adanya kudeta di Februari tahun 2021," tuturnya. "Karena sebagai keketuaan Indonesia dalam ASEAN adalah salah satunya untuk menyelesaikan dan meredakan konflik di Myanmar, dan ini saya rasa sudah menjadi suatu kebulatan tekad dan juga Indonesia untuk turut serta menciptakan perdamaian di Myanmar," imbuhnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anggota DPR Heran Dana Pensiun Pegawai BUMN Malah Menyusut: Bisa Saja Dikorup PejabatIntan mengatakan, Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR telah menyampaikan soal penyalahgunaan dugaan Dana Pensiun disalahgunakan.
Baca lebih lajut »
Sebanyak 70% Dapen BUMN Sakit, 2 Terindikasi KorupsiKementerian BUMN menyebut sebanyak 70% atau 34 dana pensiun (dapen) milik BUMN sakit.
Baca lebih lajut »
Langkah Erick Thohir Melaporkan Dana Pensiun ke Kejagung Mendapat Pujian PublikLangkah Menteri BUMN Erick Thohir laporkan dana pensiun BUMN kepada Kejagung menuai dukungan dari berbagai pihak
Baca lebih lajut »
Erick Ungkap Dana Pensiun BUMN Bikin Kerugian Negara Rp 300 M, Ini 5 FaktanyaMenteri BUMN Erick Thohir menyerahkan hasil audit Dapen BUMN ke Kejagung. Langkah ini merupakan upayanya bersih-bersih di BUMN.
Baca lebih lajut »
Update Penembakan di Mal Siam Paragon Bangkok, Kemlu: Tak Ada WNI yang Jadi KorbanKemlu RI melaporkan, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand, Selasa (3/10/2023).
Baca lebih lajut »